Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prediksi Titik Kemacetan di Kabupaten Malang saat Mudik Lebaran 2025

Prediksi Titik Kemacetan di Kabupaten Malang saat Mudik Lebaran 2025
ilustrasi perjalanan (IDN Times/Aditya Pratama)
Share Article

Malang, IDN Times - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) memprediksi ada 146 juta orang akan melakukan mudik pada Lebaran 2025 ini. Dari jumlah ini, 31,2 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Timur. Oleh karena itu, sejumlah titik di Kabupaten Malang akan dipadati kendaraan pemudik dan menyebabkan kemacetan.

1. Berikut titik-titik kemacetan yang diprediksi terjadi Kabupaten Malang

Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha mengatakan jika titik-titik kemacetan di Kabupaten Malang diprediksi terjadi di pintu masuk tol. Ia mencontohkan kemacetan akan terjadi di pintu masuk tol Singosari, pintu masuk tol Lawang, dan pintu masuk tol Karanglo.

"Kemudian di Desa Slorok (Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang) yang mengarah ke Blitar. Untuk wilayah utara (Karangploso) sendiri ini merupakan jalur masyarakat yang melaksanakan wisata ke Kota Batu. Sedangkan jalur yang selatan ini adalah jalur untuk masyarakat yg melaksanakan silaturahmi ke keluarga-keluarganya baik itu masyarakat dari arah Malang ke Blitar maupun arah Tulungagung," terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (21/4/2025).

Untuk mengantisipasi kemacetan ini, pria yang akrab disapa Gana ini akan menerapkan pembatasan kendaraan yang akan diterapkan pada 24 Maret 2025 sampai 8 April 2025. Kendaraan yang akan dibatasi adalah kendaraan sumbu tiga atau truk-truk besar di jalur tol, non-tol, dan jalur arteri agar tidak terjadi perlambatan laju kendaraan.

"Pembatasan nanti mulai dari tol masuk KM 77 dari mulai perbatasan Lawang sampai masuk Singosari. Kemudian di jalur arteri dari mulai lewat Pandaan sampai dengan Lawang dan juga jalur-jalur nasional," jelasnya.

2. Berikut jalur yang memiliki kerawanan saat Lebaran 2025

Kondisi jalan di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kondisi jalan di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Selain jalur yang rawan terjadi kemacetan, beberapa jalur juga memiliki kerawanan mulai dari bencana alam sampai rawan kecelakaan. Gana menyebutkan jika jalur dari arah Tumpang menuju Gunung Bromo saat ini rawan terjadi longsor dan rawan kecelakaan karena banyak tikungan. Oleh karena itu dipasang 60 papan imbauan dan 17 cermin cembung.

Ia juga mengatakan jika Jalur Lintas Selatan di wilayah Kecamatan Donomulyo, Pagak, dan Sumbermanjing Wetan juga rawan kecelakaan. Pasalnya jalur-jalur ini terdiri dari tikungan dan tanjakan yang membahayakan jika tidak berkonsentrasi saat berkendara.

"Kemudian jalan di Jembatan Pelangi (Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang) masih diperbaiki, jalurnya masih bergelombang sehingga akan memperlambat kendaraan dan membahayakan keselamatan. Jadi kami imbau kepada masyarakat yang ingin berlibur ke pantai untuk bisa gunakan jalur lainnya yaitu jalur Pagak, Sumawe (Sumbermanjing Wetan), ataupun di Donomulyo," ucapnya.

3. Berikut predikat puncak arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2025

Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Gana memprediksi jika puncak arus mudik di Kabupaten Malang akan terjadi pada 27 Maret 2025 sampai 30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diprediksi pada 5-7 April 2025. Oleh karena itu, pada Operasi Ketupat Semeru 2025 pihak Satlantas Polres Malang akan menyiapkan 1 pos pelayanan (posyan) dan 6 pos pengamanan (pospam).

"Untuk posyan kita siapkan di Pos Karanglo, di sana kita punya beragam fasilitas dan juga diskresi terkait dengan traffic light, tentunya ini sangat membantu pada saat nanti ada kepadatan di wilayah utara yang mengarah ke Batu. Sementara pospam kita ada di Pasar Lawang, Kepuharjo, Tumpang, Jalibar Kepanjen, Slorok, dan di JLS (Jalur Lintas Selatan)," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More

Dolar Tembus Rp18 Ribu, Lion Malah Tambah Penerbangan Umrah

08 Jun 2026, 22:05 WIBNews