Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SPMB Jatim Mulai Simulasi, Saatnya Tes Jalur Sekolah Impian

SPMB Jatim Mulai Simulasi, Saatnya Tes Jalur Sekolah Impian
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya Sih
  • Dinas Pendidikan Jatim membuka simulasi pendaftaran SPMB 2026 pada 8–9 Juni sebagai latihan bagi calon murid baru agar memahami mekanisme sebelum seleksi resmi dimulai.
  • Simulasi hanya bisa diikuti siswa yang sudah memiliki PIN, sementara hingga 7 Juni tercatat 303.299 pengajuan dan 90,25 persen telah memperoleh PIN dari total lulusan SMP/MTs Jatim.
  • Peserta simulasi dapat mencoba pemilihan sekolah sesuai jalur Domisili atau Nilai Prestasi Akademik, dengan batasan pilihan berbeda untuk SMA dan SMK serta jadwal pendaftaran resmi mulai 11 Juni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur (Jatim) mulai membuka simulasi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 pada 8 - 9 Juni 2026. Tahap ini disiapkan sebagai ajang latihan bagi calon murid baru (CMB) agar lebih memahami mekanisme pendaftaran sebelum proses seleksi resmi dimulai.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai menegaskan, simulasi memang tidak bersifat wajib. Namun, seluruh calon murid sangat dianjurkan mengikuti tahapan tersebut untuk menghindari kesalahan saat pendaftaran resmi berlangsung.

"Latihan ini kita buat sangat mirip saat pendaftaran nanti. Jadi saat calon murid baru ikut tahapan ini mereka tidak akan kesulitan saat pendaftaran riil SPMB nanti," ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Melalui simulasi ini, peserta dapat mencoba langsung proses pemilihan sekolah dan memahami sistem pemeringkatan yang digunakan pada jalur Domisili maupun Jalur Nilai Prestasi Akademik untuk SMA dan SMK.

Calon murid dapat mengakses simulasi melalui laman dengan login menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), PIN, tanggal lahir, serta tanggal terbit Kartu Keluarga (KK) atau Surat Keterangan Domisili (SKD).

Namun, simulasi hanya bisa diikuti oleh calon murid yang telah mengantongi PIN. Karena itu, Dindik Jatim mengingatkan siswa yang belum memperoleh PIN agar segera menyelesaikan proses pengajuan sebelum batas akhir pada 9 Juni 2026.

Berdasarkan data Dindik Jatim hingga Minggu (7/6) pukul 13.30 WIB, sebanyak 303.299 calon murid telah mengajukan pengambilan PIN secara daring. Dari jumlah tersebut, 273.736 siswa atau sekitar 90,25 persen telah memperoleh PIN.

Sementara itu, jumlah lulusan SMP/MTs sederajat di Jatim tahun ini mencapai 618.479 siswa. Artinya, masih terdapat ratusan ribu calon murid yang belum menyelesaikan proses pengambilan PIN.

Aries menekankan bahwa PIN merupakan syarat utama dalam seluruh tahapan SPMB. Tanpa PIN, siswa tidak dapat mengikuti proses pendaftaran di jalur mana pun. "PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB. Jadi ayo adik-adik segera tuntaskan pengajuan pengambilan PIN agar bisa mengikuti tahapan simulasi pendaftaran SPMB. Ini harus dimanfaatkan," tegasnya.

Dalam simulasi tersebut, calon murid dapat mengetahui peluang diterima di sekolah tujuan berdasarkan rayon domisili dan hasil pemeringkatan sementara. Khusus jalur Domisili, siswa tidak diperbolehkan memilih SMA dan SMK secara bersamaan karena kedua jalur dibuka pada waktu yang sama, yakni 11–12 Juni 2026.

Untuk SMA, peserta dapat memilih maksimal tiga sekolah dalam rayon yang sama. Sedangkan pada SMK, calon murid dapat memilih hingga tiga konsentrasi keahlian pada satu atau beberapa sekolah berbeda.

Dindik Jatim juga mengingatkan bahwa simulasi hanya dapat dilakukan satu kali sehingga peserta diminta memahami seluruh tahapan sebelum memulai proses latihan.

Selain itu, simulasi tidak berlaku bagi calon murid yang menggunakan Surat Keterangan Pindah Domisili (SKPD) jalur mutasi karena jalur tersebut baru dibuka pada tahap kedua pendaftaran. Namun, pengguna Surat Keterangan Domisili (SKD) akibat bencana alam atau pondok pesantren tetap dapat mengikuti simulasi.

Untuk membantu peserta, Dindik Jatim telah menyiapkan helpdesk dan petugas panitia SPMB di sekolah-sekolah negeri yang siap memberikan pendampingan selama proses simulasi berlangsung.

Sebagai informasi, pengambilan PIN SPMB SMA/SMK Negeri Jatim berlangsung hingga 9 Juni 2026. Setelah itu, pendaftaran tahap pertama jalur Domisili SMA dengan kuota 35 persen dan Domisili SMK dengan kuota 10 persen akan dibuka pada 11–12 Juni 2026.

Tahapan berikutnya meliputi jalur Afirmasi, Mutasi, Prestasi Hasil Lomba, hingga Nilai Prestasi Akademik yang berlangsung bertahap sampai awal Juli mendatang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More