Elektabilitas Lia Keponakan Khofifah Naik, Dekati Emil dan Salip Eri

Surabaya, IDN Times - Nama anggota DPD RI asal Jawa Timur (Jatim), Lia Istifhama masuk dalam bursa calon Gubernur Jatim 2029. Keponakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu mencatat lonjakan elektabilitas dengan menempati posisi kedua dalam survei ARCI, mengungguli Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Berdasarkan hasil survei ARCI yang memotret preferensi pemilih muda, Lia meraih elektabilitas 17,5 persen. Angka tersebut berada di bawah Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak 32,1 persen, namun di atas Eri Cahyadi 10,3 persen yang selama ini kerap masuk dalam bursa calon gubernur.
Menanggapi hasil survei tersebut, perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku bersyukur atas kepercayaan masyarakat. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus bekerja sebagai wakil daerah di tingkat nasional. "Alhamdulillah. Tentu ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi Jawa Timur," ujar Lia, Senin (27/7/2026).
Meski elektabilitasnya meningkat, Lia menilai pembahasan mengenai Pilgub Jatim 2029 masih terlalu dini. Selain waktu pelaksanaan yang masih cukup panjang, ia menyebut regulasi terkait pilkada serentak juga belum diputuskan secara final oleh pemerintah dan DPR.
"Pilgub masih lama, dan kita juga masih menunggu keputusan resmi terkait teknis pelaksanaan pilkada serentak," katanya.
Lia menegaskan saat ini dirinya memilih fokus menjalankan amanah sebagai anggota DPD RI. Ia ingin memaksimalkan fungsi kelembagaan DPD RI untuk memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.
"Kami memiliki komitmen menjadi katalisator bagi daerah, baik untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah kabupaten dan kota. Melalui peran strategis DPD RI, kami ingin mendorong lahirnya kebijakan pusat yang semakin aspiratif, memperkuat keadilan dalam otonomi daerah, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi daerah untuk mengelola potensi dan sumber daya alam sesuai regulasi sehingga semakin mandiri dan berdaya saing," jelasnya.
Menurut Lia, prioritas utamanya saat ini adalah memastikan berbagai kepentingan masyarakat Jatim dapat diperjuangkan melalui jalur kelembagaan DPD RI. "Yang menjadi prioritas saat ini adalah menjalankan tugas sebagai wakil daerah melalui peran kelembagaan DPD RI. Itu yang terus kami fokuskan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.
Survei ARCI dilakukan pada 25 Juni hingga 5 Juli 2026 terhadap 1.200 responden berusia 17 hingga 40 tahun yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Hasil survei tersebut memotret preferensi awal pemilih muda terhadap figur potensial Pilgub Jatim 2029 dan bukan merupakan prediksi hasil akhir kontestasi.
Elektabilitas bursa Pilgub Jatim 2029:
1. Emil Elestianto Dardak (Wagub Jatim): 32,1 persen
2. Lia Istifhama (DPD RI): 17,5 persen
3. Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya): 10,3 persen
4. Ahmad Fauzi (Bupati Sumenep): 7,7 persen
5. Muhammad Fawait (Bupati Jember): 5,8 persen
6. Muhammad Nur Arifin (Bupati Trenggalek): 5,2 persen
7. Yuhronur Efendi (Bupati Lamongan): 4,1 Persen
8 Aditya Halindra Faridzky (Bupati Tuban): 3,9 persen
9. Hanindhito Himawan Pratama (Bupati Kediri): 2,1 persen
Selain nama-nama di atas, terdapat 7,1 persen responden yang memilih nama lain, serta 4,2 persen responden yang belum menentukan sikap.


















