Polisi Usahakan Jalur Damai pada Kasus Perusakan Motor Balap Liar

Malang, IDN Times - Masyarakat Kota Malang dihebohkan dengan video viral pembubaran aksi balap liar di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam video tersebut, tampak masyarakat yang sudah geram sampai merusak kendaraan sepeda motor milik terduga pelaku balap liar.
1. Polisi usahakan jalur damai untuk pelaku perusakan sepeda motor

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmad Aji Prabowo menyampaikan jika pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Tapi ia mengupayakan jalur damai jika memang ada laporan pada orang-orang yang melakukan perusakan pada sepeda motor milik terduga pelaku balap liar.
"Karena memang sejujurnya pelaku perusakan ini adalah warga masyarakat yang niatnya baik, niatnya membubarkan balap liar. Tentunya kita akan mengambil kebijakan nanti seperti apa, apakah akan dilakukan mediasi, atau nanti ada solusi lain untuk mengambil langkah suapa kedua belah pihak ini saling menerima," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/2/2026).
2. Polisi mengatakan jika pihaknya sudah menerima laporan terkini aksi balap liar

Aji mengungkapkan jika saat ini baru ada 1 laporan terkait kejadian di Jalan Soekarno-Hatta, laporan tersebut adalah terkait aksi balap liar. Ia juga memeriksa 1 orang yang diduga pelaku balap liar, dia adalah orang yang berhasil ditangkap warga dan sepeda motornya dirusak oleh warga.
"Memang sudah ada laporan terkait kejadian balap liar pada hari Minggu itu. Terkait laporan tersebut yang jelas masih kami dalami apakah yang bersangkutan memang pelaku balap liar atau orang yang melintas dan menjadi sasaran masyarakat yang akan membubarkan balap liar," jelasnya.
3. Terduga pelaku balap liar tidak mengakui dirinya akan melakukan balap liar

Lebih lanjut, Aji mengungkapkan jika berdasarkan keterangan sementara terduga pelaku, ia mengaku tidak sedang melakukan balap liar. Tapi tengah melintas dan secara tidak sengaja ditangkap warga karena sepeda motor miliknya tidak standart. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman apakah keterangan tersebut benar atau tidak.
"Dari keterangan sementara yang bersangkutan adalah motor milik yang bersangkutan merupakan motor kontes, bukan motor settingan untuk balap liar. Ini masih kami dalami apakah motif yang bersangkutan adalah di TKP itu memang hanya melintas atau ikut dalam balap liar," pungkasnya.

















