Pengantin Wanita Dijanjikan Lamborghini Sebelum Kena Prank Malam Pertama

- Intan Anggraeni tertipu oleh calon suaminya, Erfastino Reynaldi Malawat, yang ternyata perempuan setelah dijanjikan mobil Lamborghini dan liburan luar negeri.
- Pernikahan siri mereka hanya bermodalkan mahar Rp100 ribu tanpa kehadiran keluarga Rey, hingga akhirnya identitas asli Rey terungkap pada malam pertama.
- Polresta Malang Kota telah menerima laporan Intan terkait dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen, serta tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Malang, IDN Times - Kisah pilu Intan Anggraeni (28), warga Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menjadi viral karena ditipu calon suaminya sendiri, Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey, yang ternyata juga seorang perempuan. Ternyata Intan luluh setelah mendapatkan janji-janji manis dari Rey, meskipun keduanya baru berkenalan 2 bulan.
1. Intan kerap kali dijanjikan dibelikan Lamborghini dan liburan le luar negeri sebelum nikah

Intan menceritakan kalau sebelum menikah, Rey meyakinkan dirinya sebagai sosok pria sukses yang bekerja sebagai konsultan di Jakarta. Intan semakin luluh ketika sering dijanjikan beli mobil Lamborghini jika bersedia dipersunting.
"Dia bilangnya ke saya akan dibelikan mobil Lamborghini warna putih dan katanya sudah dibayar lunas. Tidak hanya itu, rumah di Polehan katanya mau dibeli dan diganti jadi nama saya," terangnya usia membuat laporan di Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).
Tidak hanya itu, Rey juga menjanjikan akan melaksanakan bulan madu berdua di luar negeri. Oleh karena itu, Intan diminta mengurus paspor sebelum menikah. "Dia minta saya bikin paspor katanya buat liburan setelah menikah. Saya percaya saja karena dia memang sebelumnya sudah baik sekali, sampai-sampai utang saya pernah dilunasin," bebernya.
2. Rey mengumbar janji hidup mewah, tapi hanya mampu membayar mahar nikah sebesar Rp100 ribu

Intan mulai merasakan keanehan pada Rey sejak melaksanakan pernikahan pada 1 April 2026. Saat itu pernikahan dilaksanakan secara siri dengan mahar hanya Rp100 ribu. Pernikahan juga berlangsung sangat sederhana dan tidak dihadiri satupun keluarga Rey, sangat jauh dari janji kemewahan yang ditawarkan sebelumnya.
"Puncaknya saat malam pertama itu, baru ketahuan kalau dia perempuan. Saya langsung menangis ke orang tua saya karena dibohongi," ungkapnya.
Karena terlanjur kecewa, Intan didampingi keluarganya melaporkan Rey ke Satreskrim Polresta Malang Kota atas tuduhan penipuan. Sebelum membuat laporan, Rey sempat mengancam Intan agar tidak melaporkan dirinya. "Barusan ini tadi saya diancam akan dilaporkan balik ke polisi, saya takut dan trauma," ujarnya.
3. Polisi telah menerima laporan dari Intan

Di tempat terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmad Aji Prabowo membenarkan jika memang ada laporan masuk dari Intan. Laporan ini terkait dugaan pemalsuan dokumen.
"Kami sudah menerima laporan tersebut, saat ini kami akan lakukan penyelidikan dan pendalaman lebih dulu. Selanjutnya kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan keterangan," pungkasnya.


















