Pahitnya Malam Pertama, Wanita di Malang Ternyata Suaminya Perempuan

- Intan Anggraeni asal Malang melapor ke polisi setelah mengetahui suaminya, Erfastino Reynaldi Malawat, ternyata perempuan saat malam pertama pernikahan mereka.
- Selama pacaran, Rey berhasil menipu Intan dengan penampilan dan suara seperti pria serta menggunakan penis palsu untuk memperkuat penyamarannya.
- Intan dan keluarganya melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan dokumen dan potensi keterlibatan dalam tindak pidana perdagangan orang.
Malang, IDN Times - Entah mimpi apa hingga membuat Intan Anggraeni (28) warga Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang harus merasakan pahit di malam pertama pernikahannya. Suami yang ia nikahi, Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey (36), ternyata juga perempuan. Merasa ditipu, Intan langsung melaporkan kekasihnya ke Polresta Malang Kota.
1. Baru kenal 2 bulan, Intan baru tahu pasangannya perempuan saat malam pertama

Intan bercerita jika pertemuannya dengan Rey baru terjadi pada Februari 2026 lalu di salah satu kafe Kota Batu. Keduanya kemudian intens berkomunikasi hingga menjadi pasangan kekasih. Tidak butuh waktu lama, keduanya langsung berkomitmen untuk menikah pada 3 April 2026.
Selama berpacaran, Intan mengaku tidak ada kecurigaan kepada Rey yang memang berparas seperti pria dan memiliki suara tidak seperti perempuan. Tapi kebohongan Rey terungkap saat keduanya akan berhubungan intim di malam pertama pernikahan.
"Tahunya itu pas malam pertama. Setelah aku tahu dia wanita, terus aku nangis-nangis ke orang tua aku. Akhirnya orang tua aku datang ke Mas Eko, terus bikin laporan ke sini gitu," terangnya usia membuat laporan di Mapolresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).
2. Rey menggunakan penis palsu untuk mengelabui Intan

Intan juga menceritakan jika ternyata Rey menggunakan penis palsu untuk mengelabui Intan. Rey juga mengaku dari Jakarta dan tidak ada keluarga mendampingi dirinya saat menikah, sehingga tidak ada yang tahu pasti latar belakang orang tersebut.
"Dia ngakunya orang Jakarta dan kerja sebagai konsultan di Jakarta. Selama pacaran juga menjanjikan banyak mulai dari rumah hingga mobil mewah, bahkan diminta membuat paspor untuk diajak ke luar negeri," jelasnya.
3. Intan dan keluarga langsung melaporkan Rey usai kebohongannya terungkap

Karena merasa ditipu oleh Rey, Intan bersama keluarganya langsung membuat laporan di Satreskrim Polresta Malang Kota. Ia membawa dokumen-dokumen yang dipalsukan oleh Rey untuk mengelabui Intan dan keluarganya.
"Pemalsuan dokumen ini karena digunakan untuk menikahi Saudari Intan. Jadi pemalsuan ini kita takutnya ada indikasi-indikasi yang lain karena ternyata setelah ada pernikahan yang katanya cowok tulen, di malam pertama, Intan ini tahunya dia wanita," jelas pendamping hukum Intan, Eko NS.
Selain pemalsuan dokumen, Eko juga mencurigai adanya dugaan upaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pasalnya Rey sempat mengajak membuat paspor untuk diajak ke Kamboja. "Katanya disuruh membuat paspor untuk diajak ke Kamboja, katanya mau berobat kayak apa begitu. Jadinya kita ada takut, takutnya ada indikasi-indikasi yang sekarang lagi marak itu (perdagangan orang)" pungkasnya.

















