Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral Pocong, Plh Wali Kota Surabaya: Lebokno Botol Rek!

Viral Pocong, Plh Wali Kota Surabaya: Lebokno Botol Rek!
Tiktok.com/@bunda_billa1 (teror pocong)
Intinya Sih
  • Plh Wali Kota Surabaya Armuji menanggapi viralnya video pocong dengan mengimbau warga agar tidak mudah percaya pada konten yang belum jelas kebenarannya.
  • Armuji menyoroti kemajuan teknologi AI yang mampu menciptakan gambar dan video realistis, sehingga masyarakat perlu lebih kritis terhadap informasi digital.
  • Dengan gaya santai dan humor khasnya, Armuji menegaskan pentingnya berpikir logis serta memverifikasi fakta sebelum menyebarkan atau mempercayai isu di media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Video pocong yang belakangan ramai berseliweran di media sosial rupanya ikut sampai ke telinga Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya, Armuji. Menanggapi fenomena tersebut, pria yang akrab disapa Cak Ji itu meminta masyarakat tidak mudah termakan konten viral yang belum jelas kebenarannya.

Menurut Armuji, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ini membuat berbagai konten rekayasa digital bisa terlihat sangat nyata. Karena itu, masyarakat dituntut lebih kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

"Kalau itu cuma aplikasi atau AI, ya jangan dibesar-besarkan. Sekarang semua bisa dilakukan melalui teknologi. Jangan sampai teknologi mengelabui kita dan membuat kita terjebak hal-hal seperti itu. Karena itu hoaks, jadi tidak perlu ditanggapi serius," ujarnya usai menghadiri upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026).

Fenomena video pocong viral memang sempat menjadi bahan perbincangan warganet dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah unggahan memperlihatkan sosok menyerupai pocong muncul di berbagai lokasi dan memicu beragam spekulasi di media sosial.

Namun bagi Cak Ji, isu tersebut tidak perlu dibawa terlalu jauh. Bahkan saat diminta menyampaikan pesan kepada warga Surabaya, ia menjawab dengan gaya khasnya yang santai dan penuh guyonan. "Imbauannya ya, koen gak usah wedi karo pocong lah," katanya sambil tertawa.

Candaan itu berlanjut ketika para awak media menanyakan apakah masih ada teror pocong di Surabaya. Dengan spontan, Armuji melontarkan jawaban yang mengundang tawa. "Gak ono pocong. Lek ono, karo wong-wong iso diparani temen, iso dilebokno botol engko poconge iku," kelakarnya.

Meski dibalut humor, Armuji menegaskan pesan yang ingin disampaikan cukup serius. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah panik terhadap konten viral yang belum terverifikasi, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin canggih.

Menurutnya, kemampuan AI menghasilkan gambar maupun video yang menyerupai kejadian nyata membuat masyarakat harus semakin cerdas dalam memilah informasi. Jika tidak, hoaks dan disinformasi akan lebih mudah memicu keresahan publik. "Jangan sampai teknologi mengelabui kita," tegasnya.

Ia berharap warga lebih mengedepankan logika dan fakta sebelum mempercayai informasi yang beredar di dunia maya. Sebab di era digital saat ini, tidak semua yang terlihat di layar ponsel benar-benar terjadi di dunia nyata.

Share Article
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More