Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kuota SMA/SMK Negeri Mentok 39,3 Persen, 79 Ribu Murid Dapat Beasiswa Sekolah Swasta

Kuota SMA/SMK Negeri Mentok 39,3 Persen, 79 Ribu Murid Dapat Beasiswa Sekolah Swasta
Khofifah Indar Parawansa dalam acara Gen Z Memilih di Kantor IDN HQ. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya Sih
  • Daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya sekitar 39,3 persen dari total lulusan SMP yang akan melanjutkan ke jenjang menengah.
  • Sebanyak 2.106 SMA dan SMK swasta di Jatim menyiapkan beasiswa bagi 79.086 calon murid tahun ajaran 2026/2027, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
  • Gubernur Khofifah mengapresiasi peran sekolah swasta dalam menyediakan beasiswa sebagai bentuk gotong royong agar semua murid tetap bisa melanjutkan pendidikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Keterbatasan daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur (Jatim) kembali menjadi tantangan dalam proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dari total lulusan SMP sederajat yang akan melanjutkan pendidikan, sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 39,3 persen siswa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebanyak 2.106 SMA dan SMK swasta di Jatim menyiapkan program beasiswa bagi 79.086 calon murid pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai 72.989 murid dari 1.757 sekolah swasta.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, keberadaan beasiswa dari sekolah swasta menjadi solusi penting bagi murid yang tidak tertampung di sekolah negeri. "Sebanyak-banyaknya anak berharap bisa masuk sekolah yang diinginkan, tetapi kapasitas SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya sekitar 39,3 persen. Karena itu selalu ada ruang di mana mereka harus menentukan pilihan ke sekolah swasta," ujarnya, Senin (1/6/2026).

Khofifah menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengapresiasi langkah sekolah swasta yang secara sukarela membuka akses pendidikan melalui program beasiswa. Menurutnya, partisipasi sekolah swasta menjadi bentuk gotong royong dalam membantu masyarakat memperoleh pendidikan menengah yang berkualitas.

Data Dinas Pendidikan Jatim menunjukkan jumlah sekolah swasta yang menyediakan beasiswa terus meningkat. Jika pada 2025 tercatat 1.757 SMA dan SMK swasta berpartisipasi, maka pada 2026 jumlahnya bertambah menjadi 2.106 sekolah.

Kenaikan juga terjadi pada jumlah penerima manfaat. Tahun lalu tersedia beasiswa untuk 72.989 murid, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 79.086 murid atau bertambah lebih dari 6.000 kursi beasiswa.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada SMA dan SMK swasta yang memberikan ruang beasiswa kepada anak-anak Jawa Timur. Ini merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong untuk membantu meringankan beban masyarakat," kata Khofifah.

Menurutnya, program tersebut menjadi sangat penting di tengah tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri yang tidak sebanding dengan kapasitas yang tersedia. Dengan adanya puluhan ribu kursi beasiswa, murid tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah yang tinggi.

Pemprov Jatim berharap kolaborasi dengan sekolah swasta terus diperkuat agar tidak ada murid yang putus sekolah hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah negeri. "Jumlah 79.086 siswa penerima beasiswa ini sangat signifikan untuk membantu masyarakat dan memastikan anak-anak Jawa Timur tetap bisa mengakses pendidikan yang baik," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More