Terobos Lampu Merah, Truk Tangki Hantam Pasutri di Ngawi

- Truk tangki hantam pasutri di Ngawi
- Tabrakan terjadi saat truk menerobos lampu merah dan menabrak sepeda motor pasangan suami istri, menyebabkan istri tewas terlindas ban dan suami luka serius.
- Sopir truk mengakui terobos lampu merah
- Sopir truk trailer mengaku menerobos lampu merah karena kondisi sudah terlanjur, sementara polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini.
Ngawi, IDN Times – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sebuah truk trailer tangki bermuatan puluhan ribu liter oli bekas menabrak sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri di perempatan lampu merah Ring Road, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Jumat (9/1/2026) sore.
Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, sang istri tewas di lokasi kejadian, sementara suaminya mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
1. Truk terobos lampu merah dan hantam motor pasutri

Truk trailer tangki bermuatan sekitar 24 ribu liter oli bekas itu melaju dari arah Solo menuju Surabaya. Setibanya di perempatan Kandangan, truk yang dikemudikan Agus Hasanudin (50) diduga menerobos lampu merah dan langsung menghantam sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri yang tengah berboncengan.
Benturan keras tak terhindarkan. Sepeda motor korban ringsek, sementara tubuh penumpang terpental ke jalan.
2. Istri tewas terlindas, suami luka serius

Korban meninggal dunia diketahui bernama Diah Maharani (20), warga Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Korban mengalami luka parah di bagian kepala setelah terlindas ban truk trailer.Sementara suaminya, Riki Wijaya (22), mengalami luka serius dan langsung mendapatkan pertolongan pertama sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi.
"Korban perempuan meninggal di tempat, suaminya luka dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
3. Sopir akui terobos lampu merah

Agus Hasanudin, sopir truk trailer, mengakui dirinya menerobos lampu merah saat kejadian. Ia berdalih kondisi sudah terlanjur sehingga tak mampu menghindari tabrakan.
"Saya memang nyerobot lampu, sudah terlanjur. Saya bawa oli bekas dari Klaten ke Pasuruan. Setelah nabrak saya langsung berhenti, tidak berani lihat korban,” ujar Agus kepada petugas.
Usai kejadian, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi, sementara kendaraan korban dan truk trailer beserta sopirnya diamankan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan besar, agar lebih disiplin dan mematuhi rambu lalu lintas demi mencegah jatuhnya korban jiwa..


















