Perang Sarung Bawa Sajam, Polrestabes Surabaya Bekuk 16 Pemuda

Surabaya, IDN Times - Selama satu minggu Ramadan, Sat Samapta Polrestabes Surabaya telah menangkap 16 orang pemuda yang diduga perang sambil membawa senjata tajam. Mereka ditangkap saat polisi melakukan patroli antisipasi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, 16 remaja itu ditangkap dari tiga lokasi yang berbeda. Sembilan orang ditangkap di wilayah Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, tiga orang di Jalan Kenjeran, dua orang di Jalan Bogen, dan dua orang di Jalan Sidoyoso,
"Total keseluruhan yang terdata diamankan, 16 orang dari 3 lokasi utama Banyu Urip, Tambaksari dan Simokerto," ujarnya kepada IDN Times, Jumat (27/2/2026).
Erika menyebut, di TKP Banyu Urip, pihaknya turut menyita satu buah sajam berupa clurit. Kemudian di Tambaksari pihaknya menyita tiga sajam dan besi. Kemudian, di Sidosermo pihaknya menyatakan sebuah pipa.
"Mayoritas yang diamankan bukan hanya perang sarung, tetapi terdapat sajam di beberapa TKP," terang Erika.
Erika menyebut , sebagai upaya preventif menjaga kamtibmas di wilayah Surabaya, Polrestabes Surabaya meningkatkan patroli rutin siang dan malam pada titik serta jam rawan, termasuk pemukiman, objek vital, dan lokasi yang berpotensi terjadi balap liar maupun tawuran.
"Kami juga melaksanakan kegiatan cipta kondisi secara berkala serta patroli dialogis untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat. Sinergi dengan TNI dan instansi terkait terus kami perkuat agar situasi tetap aman," pungkas dia.

















