Viral Warga Malang Hancurkan Motor Pembalap Liar

- Sebuah video viral menunjukkan warga Malang merusak motor pembalap liar di Jalan Soekarno-Hatta setelah kesal dengan maraknya aksi balap liar di kawasan tersebut.
- Warga bernama Andika Surya Aditama menjelaskan kejadian terjadi dini hari saat sekelompok anak muda melakukan balap liar, hingga akhirnya pelaku ditangkap dan motornya dihancurkan massa.
- Setelah insiden itu, warga memperketat penjagaan di Jalan Soekarno-Hatta agar tidak lagi digunakan untuk balapan liar dan mengimbau agar kekerasan tidak terulang.
Malang, IDN Times - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video kerumunan orang merusak sepeda motor milik pembalap liar di Kota Malang. Video ini menjadi viral pada Jumat (27/2/2026) di Instagram karena masyarakat sudah gerah dengan banyaknya anak muda yang melakukan aksi balap liar di Kota Malang.
1. Begini kesaksian warga Malang yang ikut menangkap pelaku balap liar di Kota Malang

Salah seorang warga bernama Andika Surya Aditama mengungkapkan jika kejadian tersebut terjadi pada Minggu (22/2/2026) pukul 02.30 WIB di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Awalnya ada sekelompok anak muda yang melakukan aksi balap liar di sekitar KFC Jalan Soekarno-Hatta. Kemudian Andika dan beberapa orang yang ada di sana mendatangi aksi balap liar dan membubarkan secara damai.
"Tapi jarak 10-15 menit ada 1 oknum balap liar muncul, dia sepertinya di situ istilahnya melihat situasi untuk balap liar lagi. Dia naik sepeda motor itu kencang, dan mainkan gas 4 kali itu di depan anak-anak nongkrong. Setelah itu dia lurus terus, kemudian pas putar balik langsung dihadang lagi sama anak-anak yang nongkrong itu, tepatnya di depan KFC," terangnya saat mendatangi Mapolresta Malang Kota pada Jumat (27/2/2026).
Andika mengungkapkan jika saat ditangkap, orang-orang yang sudah geram ini menghajar pria yang diduga pembalap liar tersebut. Tapi ia mengaku tidak tahu siapa yang melakukannya pemukulan karena kondisi di lokasi sangat kacau saat itu.
2. Warga juga merusak sepeda motor pembalap liar ini

Di tengah-tengah kekacauan ini, Andika dan rekan-rekannya mengamankan sepeda motor pembalap karena sudah dihancurkan oleh kerumunan orang tersebut. Ia membawa motor tersebut ke sebuah gang tembusan ke pemukiman warga.
"Kemudian mobil patroli datang, tapi motornya oleh kerumunan dibawa dan dimasukkan ke sungai. Setelah polisi datang, akhirnya tempat itu jadi steril," jelasnya.
3. Kini masyarakat lebih ketat menjaga Jalan Soekarno-Hatta dari aksi balap liar

Lebih lanjut, Andika mengatakan jika selama 4 hari ini Jalan Soekarno-Hatta sudah tidak ada balap liar. Pasalnya warga kini lebih ketat melakukan penjagaan agar jalan ini tidak lagi jadi ajang balap liar.
"Saat ini kami terus memperingatkan lagi untuk tidak lagi melakukan balap liar. Sebisa mungkin agar tidak ada kekerasan lagi," pungkasnya.

















