Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jukir di Surabaya Ancam Bunuh Pengendara Gegara Karcis

Jukir di Surabaya Ancam Bunuh Pengendara Gegara Karcis
ilustrasi tukang parkir yang sedang memberi arahan (kompas.com)
Intinya Sih
  • Seorang juru parkir di Surabaya diduga mengancam membunuh pengendara setelah terlibat cekcok karena tidak bisa menunjukkan karcis parkir di area ATM BCA Jalan Kapas Krampung.
  • Korban menolak membayar uang parkir tanpa karcis, memicu pertengkaran hingga jukir melontarkan ancaman dengan kata-kata kasar yang disaksikan langsung oleh teman korban.
  • Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya, dan pihak kepolisian menyatakan sedang melakukan pencarian terhadap pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Juru parkir (jukir) di Surabaya diduga mengancam membunuh pengendara. Diduga, ancaman ini datang saat juki terlibat cekcok dengan pengendara setelah tak bisa menunjukkan karcis parkir.

Yosia, teman korban mengatakan, kejadian bermula ketika temannya sedang parkir di ATM BCA Jalan Kapas Krampung Surabaya. Setelah keluar dari ATM, korban ditarik uang parkir oleh jukir.

"Ini temanku yang jadi korban, aku lihat sendiri. Jadi, kronologinya korban habis ambil uang di ATM BCA, nah keluar dari BCA itu, korban dimintai parkir," ujarnya kepada IDN Times, Rabu (25/2/2026).

Saat itu, korban meminta karcis parkir kepada jukir. Tetapi jukir tersebut tak bisa menunjukkan karcisnya. Karena tak bisa menunjukkan karcis parkir, korban pun enggan memberi uang.

"Korban itu minta karcis tidak dikasih, terus akhirnya, karena gak ada karcis korban gak mau bayar, " kata dia.

Cekcok kemudian terjadi antara korban dan jukir. Bahkan, korban diancam akan dibunuh. "Akhirnya itu, diancam pakai kata-kata, tak pateni loh yo (tak bunuh loh ya)," kata Yosia.

Atas hal ini, korban kemudian melapor ke Polrestabes Surabaya. Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mencari pelaku. "Pelaku sedang kita cari mbak," kata Erika kepada IDN Times..

Share
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More