Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Setahun Memimpin, Rio Sebut Program Bukan Sekadar Janji Kampanye

Setahun Memimpin, Rio Sebut Program Bukan Sekadar Janji Kampanye
Bupati Situbondo
Intinya Sih
  • Bupati Yusuf Rio dan Wakil Bupati Ulfiyah memaparkan capaian 11 program prioritas yang dinilai mulai berdampak nyata bagi masyarakat Situbondo setelah satu tahun masa kepemimpinan mereka.
  • Program mencakup sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, ekonomi kreatif, dan UMKM dengan hasil seperti peningkatan produksi padi, layanan kesehatan gratis, serta beasiswa dan insentif tenaga pendidik.
  • Pertumbuhan ekonomi Situbondo 2025 mencapai 5,28 persen dengan investasi Rp1,04 triliun; pengangguran turun menjadi 3,02 persen dan kemiskinan menurun ke angka 11,17 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Situbondo, IDN Times - Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah, Pemerintah Kabupaten Situbondo memaparkan capaian 11 program prioritas yang diklaim mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Paparan tersebut disampaikan dalam agenda “Lapor Rakyatku” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026).

Bupati Situbondo Rio menegaskan, seluruh program dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi desa dan UMKM.

“Program-program ini bukan sekadar janji kampanye. Kami pastikan berjalan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus kami adalah pelayanan dan percepatan kesejahteraan,” ujarnya.

Di sektor pertanian dan perikanan melalui program PETANI TENTRAM, produksi padi pada 2025 tercatat mencapai 321.723 ton. Produksi ikan tangkap meningkat menjadi 19.725 ton dan budidaya 637 ton. Sementara komoditas tebu menembus angka 1.015.173 ton.

Pada bidang ekonomi kreatif dan pariwisata, program SESAKA mendorong pengembangan kawasan heritage Besuki serta digitalisasi destinasi Pasir Putih yang mencatat pendapatan Rp3,8 miliar pada 2025. Pemkab juga menyiapkan wisata minat khusus seperti pendakian dan wisata bahari.

Untuk penguatan UMKM, program VORSA UMKM memberikan voucher usaha, pelatihan, hingga akses pinjaman modal bunga 0 persen. Pemkab juga membentuk Situbondo Creative Hub sebagai ruang inkubasi bisnis.

“UMKM harus naik kelas. Kami dampingi dari hulu sampai hilir, bukan hanya memberi bantuan modal,” kata Rio.

Di sektor kesehatan, program BERANTAS (Berobat Gratis Tanpa Batas) digelontorkan anggaran Rp60 miliar untuk memperluas layanan kesehatan gratis dan rujukan RSUD. Sementara program BANTU DESA telah menyalurkan 38 ambulans dengan target satu desa satu ambulans.

Pada bidang pendidikan dan SDM, program SIBOND MELENTING menyalurkan beasiswa kepada 228 pemuda berprestasi senilai Rp1,9 miliar. Program MANTAP juga meningkatkan insentif lebih dari 4.400 guru agama dan tenaga kependidikan hingga Rp2 juta per orang.

Selain itu, program NAIK HONDA mencatat 5.814 tenaga honorer telah menjadi PPPK paruh waktu dengan kenaikan honor, terutama tenaga kesehatan hingga Rp1,5 juta per bulan. Rio menyebut, meski dihadapkan pada efisiensi anggaran dan bencana banjir bandang, pemerintah daerah tetap menjaga stabilitas pembangunan.

“Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, kami tetap memastikan pelayanan tidak berhenti. Justru di situ komitmen pemerintah diuji,” tegasnya.

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Situbondo pada 2025 mencapai 5,28 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Realisasi investasi melonjak menjadi Rp1,04 triliun, dan PAD meningkat menjadi Rp320,97 miliar. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,02 persen dan angka kemiskinan menjadi 11,17 persen.

Wakil Bupati Ulfiyah menambahkan, pihaknya akan terus membuka ruang aspirasi masyarakat melalui program RICALL dan berbagai kanal komunikasi langsung. “Kami ingin memastikan suara masyarakat cepat ditangani. Program ini akan terus kami perkuat agar pelayanan makin responsif,” katanya.

Pemkab Situbondo menyatakan 11 program prioritas tersebut akan menjadi fondasi pembangunan empat tahun ke depan dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, pelayanan publik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More