Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penjualan Mobil Listrik Meningkat, BYD Tambah 3 Dealer di Jatim
BYD menambah dealer di Jatim. (Dok. BYD Indonesia)
  • BYD Motor Indonesia menambah tiga dealer baru di Jawa Timur—Gresik, Madiun, dan Banyuwangi—sebagai bagian dari ekspansi layanan dalam acara BYD Tech Culture Fest 2026 di Surabaya.
  • Total dealer BYD di Jawa Timur kini mencapai enam, dengan rencana penambahan lebih dari sepuluh lagi untuk memperkuat ekosistem kendaraan energi baru dan layanan purna jual.
  • Penjualan mobil listrik BYD di Jawa Timur melonjak hingga 4.400 unit pada 2026, menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar EV di provinsi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listik di Indonesia (EV) di Indonesia termasuk Jawa Timur, PT BYD Motor Indonesia melakukan ekspansi dengan menambah tiga dealer di Jawa Timur. Tiga dealer itu yaitu BYD HAKA Gresik, BYD HAKA Madiun, dan BYD HAKA Banyuwangi.

Penambahan tersebut diresmikan dalam rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 di Pakuwon Mall Surabaya pada Kamis (2/7/2026) lalu. Peresmian ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan serta memperkuat kehadiran di salah satu pasar kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia, khususnya untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Jawa Timur.

"Karakter mobilitas masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Timur sangat beragam. Karena itu kami percaya teknologi perlu dirasakan secara langsung agar masyarakat dapat memahami bagaimana inovasi kendaraan energi baru dapat menjawab berbagai kebutuhan penggunaan sehari-hari," ujar Head of Marketing, PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan.

Saat ini BYD telah memiliki total enam dealer yang beroperasi di Jawa Timur. Penguatan jaringan di Jawa Timur ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BYD dalam membangun ekosistem kendaraan energi baru yang semakin matang di Indonesia.

"Dengan kehadiran dealer yang semakin luas, pelanggan tidak hanya memperoleh kemudahan dalam mengakses lini produk BYD, tetapi juga menikmati layanan purna jual yang lebih cepat, lebih dekat, dan terintegrasi, sehingga memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin optimal," ucapnya.

Ke depan, BYD juga menargetkan penambahan lebih dari sepuluh dealer baru di berbagai kota di Jawa Timur. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menghadirkan mobilitas ramah lingkungan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan energi baru di salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan terbesar di Indonesia.

"Melalui ekspansi jaringan yang terus berlanjut, BYD optimistis dapat semakin mendekatkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat Indonesia," kata dia.

Pemilihan Surabaya sebagai salah satu kota penyelenggaraan BYD TCF 2026 juga tidak terlepas dari karakter kota ini sebagai salah satu pusat perdagangan, industri, dan mobilitas terbesar di Indonesia. Sebagai gerbang utama Jawa Timur, Surabaya menghadirkan lingkungan yang relevan untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat.

Sebelumnya, Public Relations Manager PT BYD Motor Indonesia, Nathasya Natalia, mengatakan bahwa PT BYD Motor Indonesia mencatat sebanyak 4.400 unit kendaraannya telah mengaspal di jalanan Jawa Timur. Angka ini melonjak drastis 20 persen dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak pertama kali BYD memperkenalkan kendaraan penumpang di tanah air pada tahun 2024 lalu. Di awal perkenalan, penjualan BYD hanya satu persen

"Sebelumnya pangsa pasar nasional untuk teknologi kendaraan listrik itu hanya bisa dibilang di bawah satu persen," ujar Nathasya di Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Namun kemudian, hingga tahun 2026, angka penjualan kendaraan listrik di Jatim melonjak hingga 20 persen. Angka tersebut sekaligus menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar EV di wilayah provinsi ini.

"Saat ini, khususnya untuk wilayah Jawa Timur sudah ada lebih dari 4.400 kendaraan BYD beroperasi di jalan yang menguasai lebih dari 40 persen pasar-pasar di wilayah provinsi ini," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article