Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

21 Orang Terluka Saat Konser Denny Caknan, Pemkot Surabaya Lakukan Evaluasi

21 Orang Terluka Saat Konser Denny Caknan, Pemkot Surabaya Lakukan Evaluasi
Konser Denny Caknan di Surabaya yang ricuh, Minggu (5/7/2026). (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Sebanyak 21 orang terluka akibat kericuhan saat konser Denny Caknan di acara Panggung Hiburan Rakyat yang digelar Pemkot Surabaya di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR).
  • Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan akan mengevaluasi penyelenggaraan konser tersebut, termasuk asal penonton dan sistem pengaturan agar kejadian serupa tidak terulang.
  • Kericuhan terjadi ketika penonton di luar area memaksa masuk hingga pagar jebol, menyebabkan kepadatan dan sejumlah penonton pingsan sebelum konser berakhir sekitar pukul 21.45 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengevaluasi konser Denny Caknan bertajuk Panggung Hiburan Rakyat berujung ricuh pada Minggu (5/7/2026). Sebanyak 21 orang menjadi korban pada acara yang digelar di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR) ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, konser ini digelar atas partisipasi dari para sponsor. Sehingga, penonton tak dipungut biaya. Jumlah penonton saat konser berlangsung pun disebut membeludak.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan akan mengevaluasi kegiatan tersebut. Sebab disebut banyak masyarakat yang datang dari luar kota untuk menyaksikan Denny Caknan. "Jadi evaluasi yang kita lakukan adalah nanti kita lihat bahwa itu sebenarnya kan untuk kegiatan anak muda. Iku engkok dievaluasi itu sing teko apakah banyak dari luar atau apa kok ono bis-bisan barang (itu nanti dievaluasi, itu yang datang apakah banyak dari luar kota atau apa, kok banyak bis segala)," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Disinggung soal acara tak dipungut biaya diduga menjadi pemicu membeludaknya penonton, Eri memastikan bahwa rata-rata acara yang digelar Pemkot Surabaya gratis. Tetapi, kericuhan baru terjadi pada konser kemarin.

"Gak (belum tentu pemicunya karena acara gratis), tapi seperti lainnya kegiatan Pemkot pasti gratis," ungkapnya.

Eri menyebut, acara pesta rakyat sebelum-sebelumnya digelar dengan lebih tertata. Penonton yang datang diberi gelang atau tiket dan mayoritas mereka merupakan warga Surabaya.

"Tapi sebenarnya kan sebelum,-sebelumnya kita pasti pakai gelang. Yang warga Surabaya yang datang. Tapi kemarin katanya sampai ono bis-bisan ya," ucapnya.

Atas insiden ini, Eri juga bakal mencari tahu kronologi secara utuh dari mereka yang datang, termasuk Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji dan anggota DPRD Surabaya. "Makanya saya coba tanyakan ya sama teman-teman yang di lapangan. Juga saya tanyakan ke nanti ke yang datang baik anggota DPRD maupun Pak Wawali. Kenapa kejadiannya karena apa gitu ya," pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto mengatakan, selain 12 orang dilarikan ke rumah sakit itu, terdapat 8 orang terluka dan telah ditangani di lokasi, dan satu orang dipulangkan. Selain itu, ada satu orang aparat dari Babinsa yang ikut terluka.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More