Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perempuan Tewas di Sumur Probolinggo, Ternyata Korban Pembunuhan

Perempuan Tewas di Sumur Probolinggo, Ternyata Korban Pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan. (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
  • Mayat perempuan berinisial SW ditemukan membusuk di sumur area sengon Desa Alassumur Kulon, Probolinggo, dan hasil autopsi memastikan ia menjadi korban pembunuhan.
  • Polisi menangkap dua pria berinisial R dan H dari Desa Alaskandang yang mengaku mencekik korban hingga tewas lalu membuang jasadnya ke dalam sumur.
  • Penyelidikan masih berlanjut untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta dugaan tindak kekerasan seksual terhadap korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Probolinggo, IDN Times - Sosok mayat perempuan ditemukan dalam sebuah sumur area tanaman sengon, Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026). Mayat berinisial SW (26) itu ternyata adalah korban pembunuhan.

Diketahui, saat ditemukan SW sudah dalam kondisi membusuk. SW kemudian dievakuasi dari dasar sumur oleh tim pemadam kebakaran dan polisi sekitar. Proses evakuasi menggunakan peralatan khusus, seperti tripod penarik, tali, full body harness, hingga alat bantu pernapasan

Setelah jenazah SW berhasil dievakuasi, petugas kemudian membawa SW ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, guna menjalani proses identifikasi dan autopsi.

Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif, membenarkan hal tersebut. Pihaknya kini tengah menyelidiki lebih dalam kasus ini.

"Identitas korban sudah diketahui. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk dukungan media yang terus memberitakan perkembangan kasus. Saat ini penyelidikan masih terus dikembangkan," ujar Wahyudin, Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan hasil autopsi, pihaknya juga membenarkan bahwa SW adalah korban pembunuhan. "Hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan," tegasnya.

Di samping itu, Polres Probolinggo juga telah menangkap dua orang pria yang diduga menjadi pelaku dalam pembunuhan ini. Keduanya adalah R dan H warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk.

"Dua orang yang diduga sebagai pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif," katanya.

Polisi kini terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa. Selain itu, juga untuk mencari apakah ada pelaku lain yang terlibat.

"Autopsi sudah selesai dilakukan. Kami masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat," tambahnya.

Berdasarkan hasil penyidikan awal, SW meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Honda Beat pada 30 Mei 2026 untuk membeli makanan. Tetapi, hingga keesokan hari SW tak kunjung pulang. Keluarga kemudian melapor ke Polsek setempat.

Tak berapa lama, motor SW ditemukan di Sungai Randu Merak, Kecamatan Paiton. Ada kemungkinan, SW menjadi korban kejahatan.

Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur mengatakan, setelah laporan keluarga dan penemuan jenazah SW, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya ditemukan titik terang misteri pembunuhan SW. Polisi kemudian mendapati identitas pelaku.

"Setelah identitas terduga diketahui, tim langsung bergerak melakukan pengejaran," kata Masykur.

Setelah diketahui keberadaan pelaku, polisi lalu menangkap di kediamannya. Kedua pelaku mengaku telah menghabisi nyawa korban.

"Pelaku mengaku membunuh korban, kemudian melepas pakaian korban, membakar pakaian tersebut, lalu membuang jasadnya ke dalam sumur," jelasnya.

Salah satu dari mereka mengaku mengenal korban melalui aplikasi. Keduanya kemudian berkomunikasi secara intensif hingga kemudian memutuskan bertemu pada 30 Mei 2026.

"Kami menduga korban dibunuh pada malam 30 Mei 2026, bertepatan dengan pertemuannya bersama pelaku," jelasnya.

Hasil pengakuan pelaku, mereka mencekik leher korban hingga meninggal dunia. Polisi juga sedang mendalami apakah ada dugaan tindak pidana kekerasan seksual.

"Korban meninggal akibat cekikan dan kami masih mendalami dugaan kekerasan seksual," sebut dia.

Polisi terus mendalami dugaan pembunuhan terhadap SW. Hal ini juga untuk mencari tahu apakah ada pelaku lain yang ikut terlibat dalam peristiwa ini.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More