Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kanit Samapta Polsek Tegalsari Surabaya Diduga Kena Pukul Anggota TNI

Kanit Samapta Polsek Tegalsari Surabaya Diduga Kena Pukul Anggota TNI
(Ilustrasi pemukulan) IDN Times/istimewa
Intinya Sih
  • Iptu Agus Mujiono, Kanit Samapta Polsek Tegalsari Surabaya, diduga dipukul oleh anggota TNI AL bernama MOT di depan tempat hiburan malam wilayah Tegalsari pada Minggu dini hari.
  • Insiden bermula saat Iptu Agus menindaklanjuti laporan pengerusakan mobil oleh oknum TNI dan menemukan parang yang diduga milik pelaku sebelum akhirnya bertemu dengan pelaku di Jalan Tamrin.
  • Pelaku menolak menunjukkan kartu anggota TNI-nya kepada Gartap III/Surabaya, lalu memukul Iptu Agus hingga pingsan; kini korban dirawat di RS William Booth dan pelaku diamankan ke markas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kepala Unit (Kanit) Samapta Polsek Tegalsari Surabaya, Iptu Agus Mujiono diduga menjadi korban pemukulan oleh anggota TNI. Pelaku adalah MOT yang merupakan anggota TNI AL.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) di depan tempat hiburan malam wilayah Tegalsari, Surabaya.

"Ya benar pada hari Minggu (24/5/2026) pukul 02.15 WIB telah terjadi pemukulan terhadap Iptu Agus Mujiono (Kanit Samapta Polsek Tegalsari)," ujar Hadi, Selasa (26/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun IDN Times, peristiwa itu terjadi saat Iptu Agus sedang melaksanakan piket. Kemudian mendapat laporan adanya pengerusakan mobil milik pengunjung yang diduga dilakukan oleh seorang anggota TNI.

Iptu Agus kemudian datang ke lokasi. Tiba di lokasi, pelaku sudah tidak ada di tempat. Polisi hanya menemukan parang yang diduga milik pelaku.

Beberapa saat kemudian, anggota polisi mendapati adanya mobil milik pelaku terparkir di Jalan Tamrin. Iptu Agus lantas berkordinasi dengan Gartap III/Surabaya.

Gartap lalu meminta pelaku menunjukkan kartu anggotanya. Pelaku menolak menunjukkan kartunya, tetapi kartu anggota berhasil diambil anggota Gartap.

Kartu anggota yang diambil anggota Gartap ini kemudian memantik emosi pelaku. Iptu Agus yang berada di dekat pelaku kemudian terkena imbas pemukulan.

Pelaku langsung diamankan oleh anggota Gartap untuk dibawa ke markas. Iptu Agus mendapat dua kali Bogeman yang langsung membuatnya pingsan.

"Pemukulan mengakibatkan korban pingsan dan dirawat di RS William Booth, Surabaya," ungkap Hadi.

Kepala Bagian Penerangan AAL, Letkol Arif. K Yuliar membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi saat pelaku sedang di luar jam dinas.

"Kalau kejadiannya itu kan malam ya. Yang intinya memang sedang tidak melaksanakan ada kegiatan (kedinasanan) ini pribadi beliaunya," ujarnya.

Atas kejadian ini, TNI AL meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Walau begitu, pelaku tetap akan diproses hukum.

"Kemarin juga sudah kita berunding dan minta maaf, sudah sudah ini ya semuanya berjalan dengan lancar tapi tetap proses hukum tetap berjalan," pungkas dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More