Tradisi Toron ke Madura, Kendaraan Roda 2 Suramadu Meningkat 500%

- Volume kendaraan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya menuju Bangkalan melonjak hingga 500 persen akibat Tradisi Toron atau mudik Iduladha 2026 ke Madura.
- Lonjakan arus lalu lintas didominasi kendaraan roda dua, mencapai sekitar 10.000 pemudik sejak siang hingga sore hari, membuat jalur padat dari Kenjeran hingga Suramadu.
- Polres Pelabuhan Tanjung Perak membuka jalur cepat untuk roda dua dan menurunkan 20 personel guna menjaga kelancaran serta keselamatan pemudik selama puncak arus mudik.
Surabaya, IDN Times - Volume kendaraan di jembatan Suramadu sisi Surabaya menuju Bangkalan meningkat hingga 500 persen, Selasa (26/5/2026) petang. Kepadatan lalu lintas di Jembatan Suramadu ini karena adanya Tradisi Toron atau mudik hari Raya Iduladha 2026 ke Madura.
Pantauan IDN Times, peningkatan arus lalu lintas di Suramadu terjadi sejak sore hari hingga petang. Nampak lebih banyak kendaraan dari arah Surabaya ke Bangkalan dibanding dari sisi sebaliknya.
Bukan hanya di pintu masuk, padatnya kendaraan sudah mulai terasa dari perempatan Kenjeran Surabaya. Kendaraan terus memadati sepanjang Jalan Kedung Cowek hingga arah Jembatan Suramadu.
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji mengatakan, hari ini merupakan puncak arus mudik Iduladha di Jembatan Suramadu. Jumlah kendaraan roda dua di jalur tersebut meningkat hingga 500 persen dari hari biasa.
"Perkiraan kurang lebih sudah hampir 10.000 untuk hari ini. mulai dari siang tadi sampai sore ini sudah kurang lebih 10.000 pemudik yang meninggalkan Surabaya ke arah Madura," ujarnya di lokasi.
Padatnya arus lalu lintas di Jembatan Suramadu membuat jalur roda empat atau jalur cepat dibuka untuk roda dua. Bila arus lalu lintas sudah cukup landai, jalur tersebut akan kembali diperuntukkan untuk kendaraan roda empat.
"Karena peningkatan terutama yang roda dua itu hampir 500 persen ya dari hari biasa, akhirnya tidak bisa lewat jalur R2. Kita diskresi, kita lakukan pengawalan untuk masuk jalur cepat. Ya tetap buka-tutup. Nanti kalau sudah mulai landai, kita arahkan ke jalur R2 sesuai semula," ungkap dia.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah menurunkan 20 personel untuk mengamankan arus lalu lintas di Suramadu. Ia menjamin, meskipun kendaraan roda dua melintas di jalur cepat, pengendara tetap aman.
"Untuk diskresi kami tapi dengan pengawalan dari personel Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Tentunya faktor keamanan tetap kita jamin untuk para pemudik. tentunya imbauan kami tetap jaga keselamatan, selamat sampai tujuan, bisa merayakan Hari Raya Iduladha dengan selamat sampai tujuan," pungkas dia.


















