Fajar, Sapi Gemoy Hewan Kurban Prabowo di Tulungagung

- Sapi limosin bernama Fajar dengan bobot 1,1 ton dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto di Masjid Syariful Muttaqin, Tulungagung.
- Sapi berusia 3,5 tahun milik Saiful Anam ini terpilih setelah bersaing dengan tiga sapi lain yang diajukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat.
- Pemerintah melalui Sekretariat Negara membeli sapi tersebut seharga Rp132 juta setelah negosiasi dari harga awal Rp150 juta.
Tulungagung, IDN Times - Seekor sapi jenis limosin dipilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto di Tulungagung. Sapi tersebut memiliki bobot 1,1 ton. Rencananya hewan kurban ini akan disembelih di Masjid Syariful Muttaqin Kecamatan Boyolangu. Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat telah melakukan pemeriksaan kesehatan sapi ini. Mereka menyatakan kondisinya sudah cukup umur dan layak untuk menjadi hewan kurban.
1. Sapi berusia 3,5 tahun dan miliki bobot 1,1 ton

Sapi ini berasal dari peternakan Gembala 82 milik Saiful Anam, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung. Saiful mengatakan sapi yang dipilih menjadi hewan kurban Prabowo Subianto ini bernama Fajar. Nama itu diambil dari waktu kelahiran sapi, yakni menjelang fajar.
"Sapi ini saya beri nama Fajar. Karena dia dulu lahir menjelang Fajar, saat ini usianya sekitar 3,5 tahun." ujarnya, Selasa (26/5/2026).
2. Bersaing dengan 3 sapi lain untuk menjadi hewan kurban Prabowo

Saiful mendapatkan informasi bahwa sapinya akan disurvei oleh petugas untuk hewan kurban Presiden Prabowo. Setelah disurvei petugas menyatkan sapi miliknya layak untuk diajukan sebagai bantuan presiden. Terdapat 3 ekor sapi yang diajukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung untuk menjadi hewan kurban Prabowo.
"Di Tulungagung tidak hanya sapi saya yang diusulkan menjadi hewan kurban Presiden Prabowo. Tapi ada tiga sapi lainya yang juga bagus ikut diusulkan," jelasnya.
3. Sapi dibeli seharga Rp132 juta oleh pemerintah

Dari Sekretariat Negara menghubungi Saiful Anam untuk melakukan negosiasi soal harga sapi. Awalnya, Saiful Anam membuka harga Rp150 juta namun setelah melakukan nego disepakati harga Rp132 juta. Saiful Anam sangat senang karena sapi miliknya bisa menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Momen ini merupakan pertama kalinya dia rasakan selama beternak sapi.
"Ini pertama kalinya saya ikut seleksi dan sapi saya terpilih menjadi hewan kurban presiden," pungkasnya.


















