Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jembatan Sentong Ambles, Emil: Percepat Pembangunan Ulang Rp17,5 M

Jembatan Sentong Ambles, Emil: Percepat Pembangunan Ulang Rp17,5 M
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau Jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso. Dok. Pemprov Jatim.
Intinya Sih
  • Jembatan Sentong di Bondowoso amblas dan ditutup total, padahal menjadi akses utama penghubung Bondowoso–Jember serta bagian dari ruas jalan provinsi.
  • Wagub Jatim Emil Dardak menegaskan percepatan pembangunan ulang senilai Rp17,5 miliar dengan konstruksi girder beton dan pelebaran jembatan dari 9 menjadi 14 meter.
  • Pemerintah Provinsi Jatim menargetkan pembangunan dimulai lebih awal sekitar bulan Ramadan agar aktivitas warga tidak terganggu terlalu lama selama proses delapan bulan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bondowoso, IDN Times - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau Jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso yang ambles dan ditutup total. Jembatan yang berada di ruas jalan provinsi itu merupakan akses vital penghubung Bondowoso - Jember dan berada di jantung kota.

“Jembatan Sentong ini berada di jantung kota dan merupakan ruas jalan provinsi. Rekan-rekan di PU sebenarnya sudah mengambil langkah inisiatif merancang, menganggarkan, dan melelang pembangunan ulang dengan spesifikasi yang lebih kuat. Namun sebelum itu dilaksanakan, jembatan sudah lebih dulu ambles,” tegas Emil.

Menurutnya, kondisi tersebut justru memperjelas bahwa pembangunan ulang memang mendesak. Struktur lama dinilai sudah rapuh dan tidak lagi layak menahan beban lalu lintas.

Awalnya, pengerjaan dijadwalkan mulai April 2026 dengan asumsi jembatan masih bisa dilalui. Namun karena kini ditutup total, Pemprov Jatim memutuskan mempercepat pelaksanaan agar dampak terhadap aktivitas warga tidak berlarut.

“Harusnya April karena asumsinya masih bisa dilalui. Sekarang sudah ditutup, jadi untuk mengurangi kesulitan warga, kita dorong agar bisa dimulai lebih awal, harapannya di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Pembangunan ulang diproyeksikan memakan waktu sekitar delapan bulan dengan konstruksi girder beton. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp17,5 miliar. Lebar jembatan juga akan diperluas dari 9 meter menjadi 14 meter untuk meningkatkan kapasitas dan keselamatan.

“Kita ingin jembatan ini dibangun lebih kokoh dan lebih lebar. Tapi percepatan tidak boleh melanggar kaidah teknis. Harapannya ini menjadi aset kebanggaan masyarakat Bondowoso untuk jangka panjang,” kata Emil.

Emil mengakui ada konsekuensi yang harus ditanggung masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. “Memang tidak bisa dilewati. Untuk sementara kami imbau masyarakat menggunakan jalur alternatif atau jalan kabupaten. Ada pengorbanan sekitar delapan bulan, tapi itu akan terbayar dengan jembatan yang jauh lebih kuat dan representatif,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More