Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Bupati Ipuk Menjaga Work-Life Balance

Cara Bupati Ipuk Menjaga Work-Life Balance
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani (kanan) saat wawancara program Real Talk bersama Uni Lubis By IDN Times di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jumat (17/7/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)
Intinya Sih
  • Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berbagi cara menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dalam wawancara Real Talk with Uni Lubis di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
  • Ia menekankan kedekatan dengan Tuhan sebagai kunci utama menjaga ketenangan dan keseimbangan diri di tengah padatnya tanggung jawab sebagai pemimpin daerah.
  • Selain spiritualitas, Ipuk juga menjaga work life balance dengan menyalurkan hobi membaca buku yang selalu ia bawa dan baca di waktu luang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyuwangi, IDN Times - Di tengah padatnya agenda mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memiliki cara tersendiri untuk menjaga work-life balance, yakni menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Hal itu disampaikannya saat wawancara dalam program Real Talk with Uni Lubis by IDN Times di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jumat (17/7/2026).

Ipuk mengaku, salah satu cara yang membuat kehidupan pribadi dan pekerjaannya tetap seimbang adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Meski khawatir dianggap terlalu agamis, ia mengatakan hal tersebut memang menjadi sumber kekuatan baginya saat menghadapi berbagai tantangan.

"Bingung saya jawabnya nih, tapi nanti kalau saya bilang saya lebih banyak mendekat ke Allah, sok agamis ya. Tapi saya merasakan itu ya. Jadi ketika saya lelah, ketika saya capek, saya lebih mendekatkan diri kepada pencipta saya," ujarnya.

Menurut Ipuk, Tuhan adalah tempat terbaik untuk bersandar dan mencurahkan isi hati. Ia merasa tidak perlu mencari tempat lain untuk mengadu karena hanya Tuhan yang mampu memberikan ketenangan.

"Enggak ada tempat lain bagi saya untuk itu (bersandar). Percuma saya curhat dengan orang lain. Belum tentu juga bisa menyelesaikan masalah saya," ungkapnya.

Selain memperkuat hubungan spiritual, Ipuk juga menyempatkan diri menjalani hobinya sebagai bentuk menjaga keseimbangan hidup. Perempuan berusia 51 tahun itu mengaku gemar membaca buku.

"Selain itu mungkin saya hobi, hobinya baca," katanya.

Istri mantan Bupati Banyuwangi Azwar Anas itu mengatakan, ia selalu membawa buku ke mana pun pergi. Di sela-sela kesibukannya, ia menyempatkan waktu untuk membaca.

"Saya bawa bacaan, saya luangkan waktu untuk membaca. Ya, seperti itu," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Timur

See More