Magetan, IDN Times – Perum Bulog mulai memperketat pengawasan distribusi Minyakita di Kabupaten Magetan. Tak hanya memastikan pasokan minyak goreng bersubsidi kembali melimpah di pasar tradisional, Bulog juga mengancam memutus kerja sama pedagang mitra yang kedapatan menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Ini dilakukan setelah Minyakita sempat dikeluhkan langka di pasaran menyebabkan harganya melonjak mencapai sekitar Rp22 ribu per liter. Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat, termasuk pelaku UMKM, kesulitan mendapatkan minyak goreng bersubsidi.
