Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Angin Kencang Hantam Gresik, Kubah Masjid Ambruk

Angin Kencang Hantam Gresik, Kubah Masjid Ambruk
Kondisi kubah masjid yang roboh di Gresik. Dok. BPBD Gresik.
Intinya Sih
  • Kubah masjid di Desa Dermo, Benjeng, Gresik roboh diterjang angin kencang dan hujan lebat pada Selasa sore, menyebabkan kerusakan di bagian atas bangunan.
  • Cuaca ekstrem juga merusak atap rumah warga di Menganti serta menumbangkan pohon besar yang menimpa rumah warga di Klampok tanpa menimbulkan korban jiwa.
  • BPBD Gresik bersama warga segera melakukan pembersihan material dan mengimbau masyarakat tetap waspada serta melapor ke Command Center 112 jika terjadi keadaan darurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gresik, IDN Times - Sebuah rekaman video beredar viral di media sosial yang merekam kubah masjid roboh diterjang angin kencang. Berdasarkan data yang dihimpun IDN Times, masjid terdampak tersebut berada di Desa Dermo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Kubah berdiameter sekitar 3 meter dengan tinggi kurang lebih 5 meter itu roboh sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa (3/3/2026). Struktur bangunan bagian atas masjid tampak rusak akibat terjangan angin.

Kepala BPBD Gresik, Sukardi, mengatakan peristiwa tersebut dipicu intensitas hujan tinggi dan embusan angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba. “Kubah masjid ambruk diakibatkan hujan lebat dan angin kencang,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Tak hanya di Benjeng, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di wilayah lain. Di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, sebagian atap rumah warga mengalami kerusakan ringan setelah diterpa angin. “Di Menganti, atap rumah bagian samping mengalami kerusakan ringan,” kata Sukardi.

Sementara itu, di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, satu pohon besar tumbang dan menimpa bagian belakang rumah milik warga bernama Sujianto. Bagian atap rumah dilaporkan rusak akibat tertimpa batang pohon.

“Dampak pohon tumbang menimpa atap rumah bagian belakang milik Bapak Sujianto,” ungkapnya.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam rangkaian peristiwa tersebut. Petugas BPBD bersama warga langsung melakukan penanganan awal dan pembersihan material yang roboh.

BPBD Gresik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Warga diminta segera melapor apabila menemukan situasi darurat. “Segera hubungi Command Center 112 apabila mengalami atau mengetahui kejadian darurat akibat cuaca ekstrem,” pungkas Sukardi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More