516 Santri Keracunan MBG Dilarikan ke RS, Notopuro Tangani 345 Pasien

- Sebanyak 516 santri Ponpes Mambaul Hikam, Tanggulangin, dirawat di delapan rumah sakit Sidoarjo akibat dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis.
- RSUD R.T. Notopuro menangani 345 pasien; 335 telah pulang, sedangkan 11 lainnya masih menjalani perawatan pada Rabu, 2 September 2026.
- Pasien yang masih dirawat umumnya mengalami dehidrasi, lemas, dan mual; beberapa kondisi berat dilaporkan berangsur membaik sambil menunggu pemulihan.
Sidoarjo, IDN Times – Penanganan kejadian keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada santri Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, masih berlangsung di sejumlah rumah sakit.
Pantauan IDN Times, Rabu (2/9/2026), sejumlah pasien masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.T. Notopuro, Jalan Mojopahit, Sidoarjo.
Humas RSUD R.T. Notopuro, Rizqi Maulana Hadi, mengatakan sebanyak 335 pasien telah diperbolehkan pulang. Sementara itu, 11 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
"Total pasien yang dirawat di sini 345. Sekarang masih dirawat 11 pasien," ujar Rizqi saat ditemui di RSUD R.T. Notopuro, Rabu (2/9/2026).
Rizqi menjelaskan, pasien yang masih menjalani perawatan umumnya mengalami dehidrasi, lemas, dan mual. Namun, kondisi pasien yang sebelumnya masuk dalam kategori berat mulai berangsur membaik.
"Beberapa pasien yang sebelumnya dalam kriteria berat sudah berangsur membaik. Tinggal menunggu pemulihan," katanya.
Menurut Rizqi, pihak rumah sakit terus melakukan penanganan terhadap para pasien dengan cepat sesuai kondisi masing-masing.
"Kami menangani dengan sebaik-baiknya dan bergerak cepat," ujarnya.
Sementara itu, penanganan pasien juga masih berlangsung di sejumlah rumah sakit lain di Sidoarjo.
Berdasarkan data Posko Penanganan Keracunan, secara keseluruhan terdapat 516 pasien yang menjalani perawatan di delapan rumah sakit di Sidoarjo.
Penanganan terhadap para pasien masih dilakukan sambil menunggu perkembangan kondisi kesehatan masing-masing.
















