Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Keracunan MBG, UGD RS Siti Hajar Sidoarjo Juga Rawat 50 Pasien

Kab. Sidoarjo
Keracunan MBG, UGD RS Siti Hajar Sidoarjo Juga Rawat 50 Pasien
Daftar nama korban keracunan MBG yang dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo, Selasa (1/9/2026). IDN Times/Zumrotul Abidin.
  • Sekitar 50 santri Manbaul Hikam Tanggulangin dirawat di UGD RS Siti Hajar, Sidoarjo, Selasa malam, setelah diduga keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis.
  • Ambulans membawa para korban secara bergantian, sementara petugas rumah sakit melakukan pendataan dan memberikan penanganan medis di tengah situasi ramai di UGD.
  • Sebagian santri dirujuk ke RS Delta Surya dan RS Notopuro; jumlah total korban serta penyebab dugaan keracunan masih dalam pendataan dan penanganan petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sidoarjo, IDN Times – Kepanikan terjadi di UGD RS Siti Hajar, Sidoarjo, Selasa malam (1/9/2026). Ambulans datang silih berganti membawa puluhan santri Manbaul Hikam Tanggulangin, Sidoarjo yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).

Para santri langsung dibawa ke UGD untuk mendapatkan penanganan medis. Petugas rumah sakit tampak sibuk melakukan pendataan terhadap para korban.

Di depan UGD, petugas menuliskan data pasien pada sebuah papan. Tercatat sekitar 50 nama korban yang mendapat penanganan di RS Siti Hajar.

Sejumlah petugas kepolisian dan TNI, Satpol PP, serta petugas dinas kesehatan juga tampak berdatangan ke rumah sakit. Mereka melakukan pemantauan terkait penanganan para santri yang diduga mengalami keracunan.

"Di sini sekitar 50 anak dirawat," ujar salah seorang petugas di lokasi.

Para korban tidak hanya mendapat perawatan di RS Siti Hajar. Sebagian santri juga dilarikan ke sejumlah rumah sakit lain di Sidoarjo, di antaranya RS Delta Surya dan RS Notopuro.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti jumlah keseluruhan santri yang mengalami dugaan keracunan maupun penyebabnya. Petugas terkait masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.

    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Articles

    See More