Sidoarjo, IDN Times — Sejumlah siswa MTs dan MA Manbaul Hikam, Sidoarjo, mendadak mengalami gejala diduga keracunan makanan setelah mengonsumsi sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Gejala mual dan sakit perut dialami para siswa beberapa jam setelah menyantap makan siang yang dibagikan pada siang hari.
Ratusan Santri Keracunan MBG, Menu Telur Bali

Sejumlah siswa MTs dan MA Manbaul Hikam di Sidoarjo mengalami mual serta sakit perut setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis.
Makanan dibagikan sekitar pukul 13.00 WIB dengan menu telur bali dan tempe orak-arik; keluhan mulai muncul pukul 15.00 WIB dan memburuk menjelang 17.00 WIB.
Seorang siswa tetap mengalami mual meski hanya makan sedikit, sementara pihak terkait menangani siswa terdampak dan menyelidiki penyebab insiden.
Peristiwa ini bermula saat makanan MBG dibagikan kepada para siswa sekitar pukul 13.00 WIB dengan menu lauk telur bali dan tempe orak-arik. Memasuki pukul 15.00 WIB, beberapa siswa mulai mengeluhkan sakit perut. Kondisi kesehatan mereka dilaporkan kian memburuk saat mendekati pukul 17.00 WIB.
Salah satu siswa, Syaza, mengaku hanya mengonsumsi sedikit dari porsi yang disediakan karena tidak cocok dengan rasa makanannya. Kendati hanya menyantap sedikit, ia tetap mengalami efek mual yang terus bertambah parah menjelang sore.
"Makan jam 1 siang, lauknya telur bali dan tempe orak-arik. Saya makan sedikit karena tidak doyan, tapi jam 3 sore mulai terasa dan jam 5 sore makin parah," ungkap Syaza.
Saat ini pihak terkait tengah menangani para siswa yang terdampak serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut.
Sebelumnya diberitakan, setidaknya 140 siswa dari MTs dan MA Manbaul Hikam Sidoarjo mengalami keracunan usai melahap Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka yang mengeluh mual dan pusing akhirnya dibawa ke beberapa RS di Sidoarjo.


















