TPS Unik di Surabaya Akan Dapat Hadiah dari Forkopimda

Surabaya, IDN Times - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya memberikan hadiah bagi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal ini untuk menarik pemilih agar mau datang ke TPS untuk mencoblos.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan dirinya menarget, 85 persen warga Surabaya datang untuk menggunakan hak suaranya. Untuk itu, ia bersama Forkopimda memberikan hadiah bagi TPS yang paling unik di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).
"Kapolres dan seluruh jajarannya memberikan hadiah, TPS yang terbaik dan terbanyak (pemilihnya) di setiap Dapil. Ini membuat semangat. Saya sampaikan Lurah, Camat men-support yang dilakukan Forkompinda dan KPU. Kita pastikan wilayah masing-masing 85 persen," ujar Eri saat meninjau sejumlah TPS di Surabaya, Selasa (13/2/2024).
Eri mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya terutama milenial dan Gen Z untuk ikut menggunakan hak suaranya. Nantinya, bakal ada sistem jemput bola bagi pemilih yang enggan datang ke TPS.
"Kami sudah menyampaikan milenial Gen Z untuk nyoblos. Petugas kami tiap kelurahan kecamatan akan kroscek DPT TPS berapa yang blum datang, kita datangi ke rumahnya untuk dorong datang ke TPS. Yang belum datang siapa kita jemput. Kita sudah sepakat dengan Kapolres menggerakkan Babinsa Babinkamtibmas dan Dandim," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, hadiah akan diberikan kepada TPS yang paling unik dan menarik. TPS dengan tingkat partisipasi 70 persen, akan mendapatkan hadiah.
"Ada hadiah menarik dengan partisipasi bobot penilaian 70 persen. Partisipasi itu bobot penilaian itu ada keunikan, ada pelayanan yang kemudian kami pilih satu TPS dari masing-masing Dapil," tutur dia.
Ditanya hadiah apa yang telah disiapkan untuk TPS unik, Syamsi masih belum bisa menyampaikan. Yang jelas, hadiah tersebut cukup menarik. "Hadiahnya yang pasti menarik," pungkas Syamsi.
Sementara itu, salah satu TPS di Surabaya yakni TPS 04 Kelurahan Tambaksari Oso, Kecamatan Asemrowo mendekor TPS-nya seperti dekorasi pesta pernikahan. Ketua Kelompok Pemungut Suara (KPPS) Mustajib mengatakan dekorasi tersebut untuk menarik pemilih.
"Kita pakai dekorasi pesta pernikahan ini, karena ini kita pesta rakyat, pesta demokrasi. Di TPS 04 ada 240 pemilih, Insyaallah gak ada yang golput," pungkas Mustajib.

















