Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Soal Pasokan BBM Subsidi di Jawa Timur, Ini Langkah Mitigasi Pertamina

Soal Pasokan BBM Subsidi di Jawa Timur, Ini Langkah Mitigasi Pertamina
Ilustrasi petugas Pertamina. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Intinya Sih
  • Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM subsidi di seluruh Jawa Timur aman dan penyaluran dilakukan sesuai kuota serta melalui SPBU resmi meski terjadi antrean panjang di beberapa daerah.
  • Pemerintah Provinsi Jatim mengakui adanya kendala distribusi Pertalite, namun menegaskan stok tidak habis, sementara realisasi penyaluran Biosolar sudah melebihi 100 persen dari kuota berjalan.
  • Pertamina melakukan langkah mitigasi seperti prioritas pengiriman dari terminal utama, alih suplai ganda, dan optimalisasi armada tangki untuk mempercepat distribusi serta mengurai antrean di SPBU.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Penyaluran BBM subsidi juga dipastikan dilakukan sesuai peruntukan, kuota yang ditetapkan pemerintah, serta melalui titik layanan penjualan resmi.

Dalam sepekan terakhir, masyarakat di sejumlah wilayah di Jawa Timur mengeluhkan antrean panjang untuk mendapatkan BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga membenarkan kejadian ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman mengakui, distribusi Pertalite di sejumlah daerah memang sedang mengalami kendala. Meski demikian, ia menegaskan stok BBM bersubsidi tersebut tidak dalam kondisi habis.

Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

"Sebagai informasi, hingga Juni ini realisasi penyaluran Biosolar di Jawa Timur telah melebihi 100 persen dari kuota berjalan, sedangkan Pertalite telah mencapai 96 persen. Pertamina telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan secara paralel melaksanakan berbagai langkah percepatan penyaluran guna mengantisipasi peningkatan konsumsi di tengah masyarakat," ujar Ahad, Jumat (26/6/2026).

Menurut Ahad, Pertamina telah memprioritaskan pengiriman BBM dari Terminal BBM sebagai supply point utama, sekaligus melakukan alih suplai dari terminal BBM terdekat menuju wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan.

Sebagai upaya mempercepat distribusi, mulai Jumat (26/6), Pertamina juga menerapkan skema double alih suplai sehingga volume BBM yang dikirim ke wilayah terdampak semakin meningkat.

"Selain itu, armada mobil tangki kami maksimalkan dengan skala prioritas ke wilayah yang mengalami kendala pasokan dan memiliki tingkat permintaan tertinggi. Dengan berbagai langkah mitigasi ini, kami berharap antrean di SPBU dapat segera terurai dan kondisi penyaluran kembali normal," jelasnya.

Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi pasokan dan distribusi BBM di lapangan. Seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan guna memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More