Madiun, IDN Times – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan rangkaian penggeledahan maraton selama empat hari dalam kasus dugaan suap proyek di Kota Madiun. Total ada 12 lokasi yang digeledah dalam upaya mengungkap perkara yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan dilakukan sejak Senin hingga Kamis (6–9 April 2026), dengan menyasar rumah pejabat, pihak swasta, hingga kantor perusahaan. “Dalam penggeledahan tersebut, tim mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara,” ujar Budi saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (11/4/2026).
