Geledah Kantor Kontraktor di Madiun, Penyidik KPK Bawa 2 Koper Dokumen

- Penyidik KPK menggeledah kantor PT Uler Raya Indonesia di Madiun selama hampir tujuh jam dan membawa dua koper berisi dokumen penting terkait dugaan korupsi.
- Penggeledahan ini berkaitan dengan pengembangan kasus yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kadis PUPR Thariq Megah, dan pihak swasta Rochim Ruhdiyanto dalam OTT Januari 2026.
- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penggeledahan tersebut namun belum menjelaskan detail temuan, sementara aktivitas di sekitar lokasi tetap berjalan normal meski diguyur hujan.
1. Penyidik amankan 2 koper

Setelah melakukan penyisiran sejak pukul 14.00 WIB, tim penyidik keluar sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka terlihat membawa dua koper berukuran besar dan kecil yang diduga berisi dokumen penting terkait pengembangan kasus dugaan korupsi, khususnya fee proyek dan dana CSR.
2. Diduga terkait pengembangan kasus

Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus yang telah menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kadis PUPR Thariq Megah, serta pihak swasta Rochim Ruhdiyanto dalam OTT pada Januari 2026.
3. KPK benarkan penggeledahan

Meski proses penggeledahan berlangsung lama dan diguyur hujan, aktivitas di sekitar perusahaan tetap berjalan normal. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kegiatan tersebut, namun belum merinci hasil temuan.
“Benar, penyidik sedang melakukan penggeledahan,” ujarnya singkat tanpa memberikan rincian apa yang tengah dicari para penyidik.
Penggeledahan ini menambah daftar lokasi yang disasar KPK dalam mengusut dugaan korupsi proyek di lingkungan Pemkot Madiun..



















