Tiga Armada Transum Surabaya Dialihkan Imbas Banjir

- Tiga armada Transum Surabaya, termasuk satu Suroboyo Bus dan dua Feeder Wira Wiri, dialihkan akibat banjir yang melanda beberapa ruas jalan kota.
- Rute Suroboyo Bus R5 serta Feeder FD03 dan FD02 mengalami perubahan jalur untuk menghindari genangan air di Jalan Simo, Bratang Binangun, dan Pakis.
- Sejumlah halte pada ketiga rute tersebut sementara tidak dilalui hingga kondisi banjir surut dan jalur kembali normal.
Surabaya, IDN Times - Tiga armada transportasi umum (Transum) di Surabaya dialihkan imbas banjir, Senin (22/6/2026). Tiga transum itu, satu Suroboyo Bus dan tiga Feeder Wira Wiri.
Plt Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, adalah Suroboyo Bus (SB) R5 dengan rute Terminal Benowo - Tunjungan yang seharunya melewati Jalan Raya Simo dialihkan. Hal ini lantaran di Jalan Simo banjir.
"Rute berangkat , rute normal hingga Jalan Sukomanunggal, ke Jalan Raya Satelit Indah, Jalan Mayjend Sungkono , Jalan Indragiri, Jalan Diponegoro , Jalan Pasar Kembang hingga Embong Malang," ujarnya kepada IDN Times, Senin (22/6/2026).
Sementara, untuk rute kembali yakni rute normal hingga Pasar Kembang. Sampai di Pasar Kembang Rute beralih ke Jalan Diponegoro, Jalan Kutai, Jalan Mayjend Sungkono, kemudian Jalan. Raya Satelit Indah, lalu Jalan. Sukomanunggal hingga Benowo.
"Halte yang tidak dilalui yakni Halte Simo Jawar A dan B, Halte Simo Kalangan A dan B, Halte Simo katrungan A dan B, Halte Banyu urip A dan B, Halte Butulan A dan B," ungkap dia.
Kemudian armada berikutnya yakni Feeder Wira Wiri dengan kode FD03 rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)- Gunung Anyar. Armada yang seharunya melewati Jalan Bratang Binangun dialihkan.
"Sehubungan dengan adanya genangan air di Jl. Bratang Binangun untuk WIRAWIRI RUTE FD03 TIJ - Gunung Anyar melewati jalan alternatif, rute Berangkat , Rute Normal hingga Jalan Semolowaru ke Jalan Suko Semolo, kemudian ke Jalan Ir H Soekarno hingga Gunung Anyar," jelasnya.
Kemudian untuk rute kembali normal sampai di Jalan Raya Semampir, kemudian ke Jalan Semampir Tengah, lalu Jalan Ir H Soekarno ke Jalan Semolowaru , ke Terminal Bratang, kemudian ke Jalan Ngagel Jaya Selatan hingga TIJ.
"Halte yang tidak dilalui Halte Pegadaian Bratang Binangun, Halte Maybank Bratang Binangun, Halte Barata Jaya, Halte Semolowaru A, Halte Semolowaru Elok, Halte Simpang Semolowaru A, Halte Semolowaru Tengah A, Halte Semolowaru Masjid A, Halte Semampir Tengah A, Halte Medokan Semampir A," sebutnya.
Kemudian armada berikutnya yakni Feeder Wira Wiri dengan kode FD02 rute Ride Mayjend Sungkono - Balai Kota yang seharunya melewati Jalan Pakis, Jalan Ronggowarsito, dan Jalan WR Supratman dialihkan.
"Untuk rute berangkat dari Park and Ride Mayjend Sungkono menuju Jalan Pakis Tirtosari III, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Patmosusastro, Jalan Indragiri, Jalan RA Kartini dan Balai Kota," ungkapnya.
Kemudian rute kembali dari Balai Kota ke Jalan RA KArtini , Jalan Empu Tantular, Jalan Kembang Kuning, Jalan Patmosusastro , Jalan Indragiri, Jalam Mayjend Sungkono hingga Park and Ride Mayjend Sungkono.
"Halte yang tidak dilalui, Halte Ronggowarsito, Halte Pakis Gunung A dan B, Halte Pakis Tirtosari A dan B, Halte Wonokitri Besar A dan B, Halte SMP Gema 45B, Halte Bintang Diponggo B, Halte Bank Danamon, Halte SDN Kristen Petra, Halte WR Supratman A dan B," pungkas dia.

















