Banyuwangi, IDN Times - Hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari lalu menyebabkan tanah longsor di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Akibat tanah longsor ini, akses menuju wisata Pantai Sukamade terputus total sementara waktu, Jumat (14/10/2022).
Tanah Longsor, Warga Sukamade Banyuwangi Terisolir

1. 5 pohon besar tumbang, akses jalan terputus
Tanah longsor yang terjadi di Desa Sarongan juga menyeret sedikitnya 5 pohon besar. Pohon-pohon tersebut tumbang dan menutup seluruh badan jalan. Relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Sarongan, Anang Fauzi mengatakan bahwa longsor terjadi di kilometer 8.
"Material tanah menutup akses jalan dan ada 5 pohon besar yang tumbang. Kejadian pagi tadi setelah hujan deras," kata Anang.
2. Ratusan warga terisolir, listrik pun padam
Selain memutus akses jalan, warga di wilayah Sukamade juga terisolir sementara waktu. Ini karena, jalan tersebut merupakan akses tunggal yang biasa digunakan masyarakat.
Tidak hanya terisolir, pohon tumbang juga mengakibatkan putusnya kabel listrik. Sehingga pasokan listrik sementara ini terputus.
"Akibatnya (longsor) memutus kabel PLN. Sementara warga Sukomade terisolir saat ini," kata Anang
Sedikitnya, ada sekitar 300 rumah dan kepala keluarga yang saat ini tidak bisa mobilisasi akibat longsor tersebut. Hingga proses evakuasi selesai, akses masuk ke Pantai Sukamade dan Taman Nasional Meru Betiri via Sarongan tidak bisa dilalui sementara.
"Kami sudah koordinasi dan ini memang perlu alat berat untuk bisa mengeruk materialnya. Kalau menggunakan cangkul jelas tidak mampu," katanya.
3. Sungai meluap, warga nyeberang pakai perahu rakit
Selain tanah longsor, sejak beberapa hari lalu jalur menuju kawasan Pantai Sukamade juga terputus akibat banjir. Sungai yang biasa dilalui warga mengalami peningkatan debit air sehingga berbahaya untuk diseberangi.
Selama sungai ini banjir, warga yang ingin melintas ke wilayah Sukamade terpaksa menggunakan perahu rakit. Tentunya kondisi ini sangat membahayakan bagi warga yang melintas.
Hujan deras juga mengakibatkan genangan di pemukiman warga. Sejumlah rumah juga dilaporkan terendam hingga ketinggian 40 sentimeter.
"Beberapa hari hanya bisa dilalui pakai (perahu) getek atau rakit. Juga ada beberapa rumah yang terendam banjir," cetus Anang.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- 4 Kecamatan di Banyuwangi Berpotensi Likuifaksi Tanah12 Oct 2022, 16:03 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 21 Rumah di Banyuwangi Rusak Diterjang Angin Puting Beliung11 Oct 2022, 17:18 WIB