Viral Petani Pulang Pergi Naik Drone, Begini Fakta Sebenarnya!

- Sebuah video viral di TikTok menampilkan petani naik drone, namun ternyata hanya konten buatan Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto, bukan kejadian sebenarnya.
- Budianto menjelaskan drone tersebut digunakan untuk operasional pertanian seperti mengangkut benih, pupuk, dan penyiraman di lahan pisang yang sulit dijangkau secara manual.
- Setelah videonya viral, Budianto menghentikan penggunaan drone karena khawatir soal izin terbang dan kini fokus pada penanaman sambil menunggu kejelasan dari pihak berwenang.
Surabaya, IDN Times - Sebuah video mendadak viral di media sosial TikTok. Video yang diunggah akun @mbahkaruhon.tiktok.com1 itu menayangkan petani yang berangkat dan pulang kerja diangkut dengan koda nirawak alias drone.
IDN Times menelusuri bahwa pemilik akun tersebut ialah Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang, Budianto. Ia menegaskan kalau drone yang dipakai bukan miliknya, melainkan milik mitra petani. Sementara video yang dibuat hanyalah sebatas konten. "Mohon maaf kalau saya salah, itu cuma konten," ujarnya kepada IDN Times, Selasa (7/7/2026).
Budianto menjelaskan bahwa drone tersebut tidak dipakai untuk mengangkut orang. Waktu itu, pihaknya sedang berada di lahan yang akan ditanami pisang di kawasan Kabupaten Tuban. Kemudian iseng membuat konten.
Sementara drone sendiri, lanjut Budianto, sebenarnya hanya dipakai untuk melakukan operasional pertanian atau perkebunan. Seperti membantu mengangkut benih hingga pupuk. Kemudian juga untuk proses penyiraman. Karena memang jarak tempuhnya jauh, hingga 1,5 kilometer. "Drone ini sangat membantu, karena akses di lahan pisang yang dituju ini tidak ada. Lewatnya persawahan dan jaraknya jauh. Kalau diangkut manual kan berat dan lama. Teknologi ini membantu operasional petani," jelasnya.
"Kalau dibilang membahayakan, untuk mengangkut benih dan pupuk itu misalkan jatuh, jatuhnya di area persawahan. Kami pastikan tidak melewati permukiman, jadi aman. Tapi kalau memang dianggap salah soal izin terbang, kami akan menghentikannya," imbuh Budianto.
Semenjak viral, Budianto tak lagi berani menggunakan drone tersebut. Ia juga bingung dengan nasib para petani pisang nantinya. "Saya sekarang lagi fokus penanaman, drone sudah tak boleh dioperasikan angkut orang, para pihak sedang mencariku untuk menjerat tentang izin terbang," pungkasnya.


















