Sekadar diketahui, pesan ancaman itu tersebar sekitar pukul 09.00 WIB, usai 22 tersangka kasus terorisme diberangkatkan dari Mapolda Jatim ke Mabes Polri. Tersangka terorisme itu ditangkap di beberapa wilayah di Jatim. Yakni di Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto, Malang dan Bojonegoro. Mereka yakni, FA, FU, NA, SS, AY, TS, YA, RZ, BR, YP, EP, YT, AI, AS, RA, ZA, ME, IE, HS, AR, BS dan HAB.
Adapun petikan pesan tersebut: "DAN TUNGGU SAAT NYA SEBENTAR LAGI BEBERAPA DAERAH TERUTAMA JAWA TIMUR AKAN MENDAPATKAN SERANGAN DARI KAMI! TERUTAMA TEMPAT BERMARKAS NYA PARA BAJINGAN COKLAT AKAN KAMI JADIKAN SASARAN UTAMA!,"
Densus 88 Polri juga menyita sejumlah buku, antara lain berjudul 'Tarbiyah Jihadiyah' karya Assyaikh Dr Abdullah Azzam, 'Mimpi Suci di Balik Jeruji Besi' karya Ali Ghufron, 'Sekuntum Rosela Pelipur Lara' karya Imam Samudra dan buku 'Wasiat Syuhada' WTC' karya Abul Abbas Az-zahrani. Juga menyita senjata tajam samurai, puluhan kotak amal, hingga uang Rp197 juta.