Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dua Kepala Dinas Pemkot Surabaya Positif COVID-19, Isolasi Mandiri

Dua Kepala Dinas Pemkot Surabaya Positif COVID-19, Isolasi Mandiri
ilustrasi virus corona (IDN Times/Mardya Shakti)

Surabaya, IDN Times - Dua Kepala Dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkonfirmasi positif COVID-19. Keduanya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Agus Imam Sonhaji dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), Candra Oratmangun.

 

1. Dibenarkan Wakil Sekretaris Gugus Tugas Surabaya

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Informasi dua kepala dinas positif terinfeksi virus SARS CoV-2 ini dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 Surabaya, Irvan Widiyanto. Sayangnya dia tidak bisa berkomentar lebih banyak soal kondisi maupun kronologi keduanya terpapar virus ini.

"Saya dengarnya seperti itu (positif)," ujarnya ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis (2/7).

2. Seluruh pegawai jalani rapid dan tes swab

Ilustrasi rapid test. IDN Times/Mia Amalia
Ilustrasi rapid test. IDN Times/Mia Amalia

Terkait tindakan yang dilakukan oleh Gugus Tugas, lanjut Irvan, pihaknya langsung melacak atau tracing. Utamanya kepada para pegawai yang bekerja di dua instansi yang dipimpin kepala dinas tersebut.

"Untuk seluruh karyawannya sudah dilakukan rapid (test) dan (tes) swab," ucap dia.

3. Sekarang jalani isolasi mandiri

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat Kepala BPB Linmas Surabaya ini menuturkan bahwa kedua kepala dinas ini sedang menjalani isolasi mandiri. Tak hanya itu para pegawai Dispendukcapil dan DP5A juga diminta isolasi mandiri sembari menunggu hasil tes.

"Untuk sementara biar isolasi mandiri dulu," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Kemarau 2026 Mengintai Hingga 240 Hari, 76 Persen Sawah Jatim Terancam

07 Apr 2026, 18:04 WIBNews