Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daya Tampung Jalur SNBT ITS 2026 dan Keketatannya

Daya Tampung Jalur SNBT ITS 2026 dan Keketatannya
Ilustrasi beasiswa (Pexels.com/olia danilevich)
Intinya Sih
  • Persaingan jalur SNBT ITS 2026 sangat ketat karena kampus hanya menerima sekitar 20–50 persen pendaftar, membuat peluang diterima semakin terbatas.
  • Daya tampung tiap fakultas di ITS bervariasi, dengan program studi seperti Sains Data, Teknik Informatika, dan Kedokteran memiliki tingkat keketatan tinggi.
  • Calon mahasiswa disarankan mempelajari daya tampung dan keketatan tahun sebelumnya agar bisa menyusun strategi pendaftaran yang lebih tepat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pendaftaran perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) telah berakhir beberapa waktu lalu. Persaingan di jalur ini dikenal sangat ketat, karena hampir semua kampus hanya menerima sekitar 20–50 persen calon mahasiswa baru. Kondisi ini membuat daya tampung tiap perguruan tinggi berbeda-beda, sehingga peluang diterima menjadi terbatas.

Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya misalnya, jumlah pendaftar yang tinggi membuat persaingan semakin sengit. Oleh karena itu, selain belajar dengan serius, calon mahasiswa perlu memperhatikan daya tampung 2026 dan keketatan tahun sebelumnya. Hal ini penting agar mereka dapat menyusun strategi pendaftaran yang tepat, menyesuaikan dengan tingkat keketatan dan peluang diterima. Berikut informasi daya tampung mahasiswa yang akan diterima oleh ITS.

1. Fakultas Sains dan Analitika Data

Graph on Laptop Screen
ilustrasi grafik (Pexels.com/ThisIsEngineering)
  • S1 Fisika

Daya tampung: 68

Keketatan: rendah

  • S1 Matematika

Daya tampung: 80

Keketatan: rendah

  • S1 Statistika

Daya tampung: 60

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Kimia

Daya tampung: 80

Keketatan 2025: rendah

  • S1 Biologi

Daya tampung: 48

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Sains Aktuaria

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia

Daya tampung: 24

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Sains Data

Daya tampung: 15

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Bioteknologi

Daya tampung: 16

Keketatan 2025: tinggi

2. Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem

Intricate Machine Gears in Industrial Setting
ilustrasi tekknik mesin(Pexels/Andre)
  • S1 Teknik Mesin

Daya tampung: 60

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Kimia

Daya tampung: 60

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Fisika

Daya tampung: 80

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Teknik Industri

Daya tampung: 60

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Material

Daya tampung: 60

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Pangan

Daya tampung: 24

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Rekayasa Keselamatan Proses

Daya tampung: 15

Keketatan 2025: tinggi

3. Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian

Modern Architectural Model with Blue Accents
ilustrasi desain arsitektur (Pexels.com/Mahmoud Ramadan)
  • S1 Teknik Sipil

Daya tampung: 59

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Arsitektur

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Lingkungan

Daya tampung: 39

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Perencanaan Wilayah dan Kota

Daya tampung: 51

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Geomatika

Daya tampung: 39

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Geofisika

Daya tampung: 30

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Pertambangan

Daya tampung: 15

(prodi baru)

4. Fakultas Teknik Kelautan

Construction Barge on Philippines Ocean at Dawn
ilustrasi teknik kelautan(Pexels/Busalpa Ernest)
  • S1 Teknik Perkapalan

Daya tampung: 54

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Sistem Perkapalan

Daya tampung: 63

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Teknik Sistem Perkapalan (double degree ITS-German)

Daya tampung: 27

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Teknik Kelautan

Daya tampung: 54

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Transportasi Laut

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Teknik Lepas Pantai

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: tinggi

5. Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas

Computer Monitor Displaying a Graph
ilustrasi komputer (Pexels.com/AlphaTradeZone)
  • S1 Teknik Elektro

Daya tampung: 72

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Biomedik

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Komputer

Daya tampung: 42

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Informatika

Daya tampung: 84

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Sistem Informasi

Daya tampung: 63

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknologi Informsi

Daya tampung: 50

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Teknik Telekomunikasi

Daya tampung: 24

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Inovasi Digital

Daya tampung:15

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Rekayasa Perangkat Lunak

Daya tampung: 18

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Rekayasa Kecerdasan Artifisial

Daya tampung: 18

Keketatan 2025: tinggi

6. Fakultas Kedokteran dan Kesehatan

A Woman with Stethoscope
ilustrasi jurusan kedokteran (Pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
  • S1 Teknologi Kedokteran

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Kedokteran

Daya tampung: 15

Keketatan 2025: tinggi

7. Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital

Female Student Reading Business Book in Library
ilustrasi jurusan bisnis (Pexels.com/MBA Classroom)
  • S1 Desain Produk

Daya tampung: 48

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Desain Interior

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Desain Komunikasi Visual

Daya tampung: 48

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Manajemen Bisnis

Daya tampung: 36

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Studi Pembangunan

Daya tampung: 54

Keketatan 2025: sedang

  • S1 Bisnis Digital

Daya tampung: 18

Keketatan 2025: tinggi

  • S1 Sains Komunikasi

Daya tampung: 18

Keketatan 2025: sedang

8. Fakultas Vokasi

A Professor Interacting with His Students
Ilustrasi ruang kelas di kampus (Pexels.com/Yan Krukau)
  • D4 Teknik Sipil

Daya tampung: 42

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air

Daya tampung:42

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur

Daya tampung:42

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Konversi Energi

Daya tampung:42

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Otomasi

Daya tampung:56

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri

Daya tampung:56

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi

Daya tampung:56

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Statistika Bisnis

Daya tampung:56

Keketatan 2025: tinggi

  • D4 Analitika Logistik Terapan

Daya tampung: 16

Keketatan 2025: tinggi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
Faiz Nashrillah
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More