Pria di Gresik Dibacok Brutal, Pelaku Kabur

- Seorang pria bernama Antonius alias Copet menjadi korban pembacokan brutal di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada Rabu pagi, 8 April 2026.
- Pelaku berinisial S menyerang korban dengan pisau setelah terjadi cekcok, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha Mio merah sambil membawa senjata tajam.
- Korban mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh namun selamat, sementara polisi masih menyelidiki motif dan memburu pelaku yang kabur.
Gresik, IDN Times - Aksi pembacokan brutal menggegerkan warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (8/4/2026) pagi. Seorang pria bernama Antonius alias Copet menjadi korban setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh terduga pelaku berinisial S.
Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Kejadian bermula saat korban diajak bertemu oleh pelaku di lokasi kejadian. Korban yang memenuhi ajakan tersebut kemudian didatangi pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio merah. Saat bertemu, keduanya terlibat cekcok. “Setelah itu pelaku turun dari motor dan langsung mengeluarkan pisau dari balik bajunya,” ujar Arif, Kamis (9/4/2026).
Melihat pelaku membawa senjata tajam, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari ke area tanah kosong. Namun pelaku mengejar dan langsung menyerang korban secara brutal. Korban dibacok hingga terjatuh terlentang di rerumputan. Tidak berhenti di situ, pelaku terus melayangkan sabetan pisau ke tubuh korban. “Pelaku membacok korban beberapa kali menggunakan pisau yang dipegang tangan kiri,” jelasnya.
Aksi tersebut baru terhenti setelah warga berdatangan ke lokasi. Pelaku kemudian melarikan diri dengan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada korban yang sudah bersimbah darah. Polisi yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum et repertum (VER).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh, mulai dari tangan, paha, kaki, hingga bagian tubuh lainnya. Meski mengalami luka serius, korban dilaporkan selamat.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi pembacokan tersebut serta memburu pelaku yang melarikan diri. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami juga melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkas Arif.


















