Cerita Korban KM Mutiara Sentosa Terombang-ambing 5 Jam di Lautan

- KM Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu 2 Agustus 2026, memicu kepanikan penumpang yang berupaya menyelamatkan diri.
- Arya, sopir ekspedisi asal Palu, melompat ke laut dengan pelampung setelah api membesar dan terombang-ambing selama lima jam bersama korban lain.
- Arya dan 11 orang ditolong kapal Pertamina lalu dipindahkan ke KRI Nala 363; total 229 penumpang selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia.
Surabaya, IDN Times -Arya, 23 tahun, masih mengingat jelas kepanikan yang terjadi di atas KM Mutiara Sentosa II pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026. Kapal yang ditumpanginya terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Selama sekitar lima jam, ia terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya diselamatkan.
Pagi itu, Arya sedang menyantap sarapan ketika suasana di kapal mendadak berubah. Seorang sopir berteriak bahwa mobil yang dibawanya terbakar. Teriakan itu memicu kepanikan di antara para penumpang.
"Iya, katanya mobilnya kebakar. Jadi semua udah panik mau turun. Mau turun ke bawah udah enggak bisa," kata Arya saat ditemui di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin, 3 Agustus 2026.
Arya, yang bekerja sebagai sopir ekspedisi asal Palu, Sulawesi Tengah, segera mencari pelampung. Menurut dia, hampir semua penumpang melakukan hal yang sama.
"Gak ada teman, sendiri. Saya kan sopir ekspedisi," ujarnya.
Setelah mengenakan pelampung, Arya berlari menuju bagian depan kapal. Namun, api terus membesar hingga menjalar ke arah haluan.
"Depannya sudah mau kebakar, sudah panas," katanya.
Melihat situasi yang kian berbahaya, Arya memutuskan melompat ke laut. Di sekelilingnya, puluhan penumpang lain juga melakukan hal serupa.
"Iya, semua penumpang sudah siap pelampung," ucapnya.
Selama sekitar lima jam Arya bertahan di tengah laut hanya dengan pelampung yang melekat di tubuhnya. Ia mengaku tidak memiliki pilihan selain menunggu bantuan datang.
"Pasrah saja. Kalau bisa diselamatkan, Alhamdulillah," katanya.
Harapan itu akhirnya datang ketika sebuah kapal milik PT Pertamina mendekat. Bersama 11 penyintas lainnya, Arya dievakuasi dari laut sebelum dipindahkan ke KRI Nala-363.
"Mendapat pertolongan dari kapal Pertamina. Di situ kita ada 12 orang. Dari kapal Pertamina kita dioper ke KRI Nala-363," ujar dia.
Arya kemudian dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan tiba pada Senin dini hari.
KM Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar pada Ahad pagi, 2 Agustus 2026. Hingga kini, operasi pencarian masih berlangsung. Berdasarkan data terbaru Basarnas, sebanyak 234 orang telah dievakuasi, lima orang meninggal dunia, dan dua penumpang masih dalam pencarian.

















