Madiun, IDN Times – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan geliatnya. Ribuan kendaraan terpantau keluar melalui Gerbang Tol Madiun dalam sehari, menjadi tanda pergerakan pemudik sudah dimulai lebih awal dari biasanya.
Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan volume kendaraan mulai terlihat sejak Selasa malam (17/3/2026). “Rata-rata sekitar 11.000 kendaraan per hari. Namun pada Selasa, 17 Maret, tercatat sekitar 15.600 kendaraan melintas,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Arus Mudik Lebaran 2026, Tol Madiun Mulai Dipadati Pemudik

1. Lonjakan kendaraan terjadi lebih awal
Peningkatan volume lalu lintas sudah terlihat sejak H-5 hingga H-2 Lebaran. Hal ini menunjukkan pemudik mulai memilih berangkat lebih cepat untuk menghindari puncak kepadatan.
“Peningkatan ini menandakan arus mudik Lebaran mulai bergerak lebih awal,” kata Arie.
2. Jumlah kendaraan lampaui prediksi
Secara kumulatif, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 76 ribu unit hingga H-4. Angka ini melampaui estimasi awal sebanyak 62 ribu kendaraan atau naik sekitar 22 persen.
“Dari estimasi 62 ribu kendaraan, realisasinya sudah mencapai 76 ribu kendaraan atau meningkat sekitar 22 persen,” jelasnya.
3. Kendaraan pribadi masih mendominasi
Arus lalu lintas di Tol Madiun didominasi kendaraan pribadi. Tren ini memperlihatkan mayoritas pemudik masih mengandalkan mobil pribadi untuk perjalanan pulang kampung. “Kendaraan pribadi masih mendominasi lalu lintas keluar dari Tol Madiun,” tambah Arie.
Arie menambahkan, lonjakan kendaraan diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring mendekati puncak arus mudik.
Ia mengimbau pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. “Pastikan saldo uang elektronik mencukupi agar tidak terjadi antrean di gerbang tol,” pesannya.
Selain itu, pemudik juga disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk kepadatan kendaraan dan ketersediaan rest area di sepanjang ruas tol.
Dengan tren yang terus meningkat, kepadatan di Tol Madiun diprediksi akan semakin terasa dalam beberapa hari ke depan.