Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mudik Gratis Jatim 2026: 4.000 Berangkat Hari Ini, Total 9.230 Pemudik

Mudik Gratis Jatim 2026: 4.000 Berangkat Hari Ini, Total 9.230 Pemudik
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan peserta mudik gratis 2026. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Intinya Sih
  • Pemprov Jawa Timur memberangkatkan 4.000 pemudik dari Surabaya dalam Program Mudik Gratis 2026, bagian dari total 9.230 peserta yang menggunakan bus dan kapal laut.
  • Program ini melibatkan 158 unit bus non-ekonomi serta layanan jalur laut untuk rute Jangkar–Pulau Raas dan Sapudi, dengan pemberangkatan sejak pertengahan Maret 2026.
  • Gubernur Khofifah menegaskan tujuan utama program adalah meningkatkan keselamatan perjalanan dan meringankan beban biaya masyarakat selama arus mudik Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberangkatkan 4.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2026/1447 H dari depan Kantor Dinas Perhubungan Jatim, Kamis (19/3/2026).

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program mudik gratis tahun ini menjangkau total 9.230 pemudik dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kapal laut, hingga angkutan sepeda motor.

"Total keseluruhan mencapai 9.230 orang, terdiri dari pemberangkatan dari Jakarta, dalam provinsi, hingga melalui jalur laut,” ujarnya.

Secara rinci, sebanyak 2.230 pemudik telah lebih dulu diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya menggunakan 58 unit bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) pada 18 Maret 2026.

Sementara itu, 4.000 pemudik diberangkatkan dari Surabaya ke 20 kabupaten/kota di Jawa Timur menggunakan 100 unit bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), dengan kapasitas rata-rata 40 penumpang per bus.

Selain itu, Pemprov Jatim juga melayani mudik melalui jalur laut dengan total 3.000 penumpang untuk rute Jangkar menuju Pulau Raas dan Sapudi yang telah diberangkatkan sejak 15 Maret 2026.

Secara keseluruhan, program ini didukung 158 unit bus non-ekonomi yang melayani berbagai rute, baik dari luar provinsi maupun dalam wilayah Jatim.

Khofifah menegaskan, program mudik gratis ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi biaya transportasi, tetapi juga menjadi upaya menekan kepadatan lalu lintas dan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran.

Menurutnya, peralihan pemudik dari kendaraan roda dua ke moda transportasi umum seperti bus menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan perjalanan.

“Dua indikator utama program ini adalah keselamatan dan ekonomi. Kita ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban masyarakat,” katanya.

Salah satu pemudik, Budi Ilham pun mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Dia memanfaatkannya untuk bisa pulang ke kampung halamannya, di Ngawi. Bersama istri dan kedua anaknya.

"Ya mumpung ada programnya, saya daftar. Alhamdulillah kebagian kuota. Rencana mudik dari Surabaya ke Ngawi. Semoga semuanya lancar lebaran tahun ini," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More