Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemuda Pasuruan Tewas Mengenaskan, Nyangkut di Jembatan Rel Kereta Api

Pemuda Pasuruan Tewas Mengenaskan, Nyangkut di Jembatan Rel Kereta Api
Jenazah korban tertabrak kereta api usai dievakuasi. Dok. Kantor SAR Surabaya.
Intinya Sih
  • Seorang pemuda asal Desa Sumbersuko, Pasuruan, ditemukan tewas setelah tertabrak kereta api dan tersangkut di jembatan rel Desa Sentul pada Minggu pagi.
  • Tim SAR Surabaya dan Unit Siaga SAR Malang melakukan evakuasi berisiko tinggi karena posisi korban berada di atas jembatan dengan jalur rel yang masih aktif.
  • Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.53 WIB dalam kondisi meninggal dunia, dan operasi SAR resmi ditutup pada pukul 10.30 WIB setelah debriefing seluruh tim gabungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pasuruan, IDN Times - Seorang pemuda Dusun Pucang Pendowo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Mukhammad Nasrulloh (26) ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api dan tersangkut di atas jembatan rel di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (24/5/2026) pagi.

Peristiwa tragis itu pertama kali dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya pada pukul 07.50 WIB oleh seorang pelapor bernama Edi. Dalam laporan tersebut disebutkan korban sudah terlihat tersangkut di atas jembatan rel sejak sekitar pukul 05.30 WIB.

Sebelum kejadian nahas itu, korban diketahui sempat mondar-mandir di sekitar perlintasan kereta api sejak tengah malam. Belum diketahui secara pasti penyebab korban berada di lokasi hingga akhirnya tertabrak kereta api.

Menerima laporan tersebut, Tim Rescue SAR Surabaya bersama Unit Siaga SAR Malang langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera berkoordinasi dengan unsur gabungan dan melakukan briefing singkat sebelum proses penyelamatan dimulai.

Evakuasi berlangsung penuh risiko lantaran posisi korban berada tepat di atas jembatan rel kereta api dengan ketinggian tertentu. Selain medan yang berbahaya, petugas juga diburu waktu karena jalur rel masih aktif dan kereta berikutnya dijadwalkan melintas kurang dari 30 menit.

Tim SAR gabungan akhirnya mengevakuasi korban menggunakan teknik lowering atau penurunan tali dari atas jembatan. Pada pukul 09.53 WIB, korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke Puskesmas Purwodadi untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski kondisi di lapangan cukup berisiko. “Proses evakuasi berjalan dengan lancar meskipun medan cukup berisiko karena posisi korban berada di atas jembatan rel kereta api. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja cepat, sigap, dan tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.

Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 10.30 WIB setelah seluruh personel gabungan melaksanakan debriefing. Unsur yang terlibat dalam evakuasi antara lain SAR Surabaya, Unit Siaga SAR Malang, Polsek Lawang, Galena, PT Freeport Smelter Gresik, petugas Daop, serta tim medis Puskesmas Purwodadi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More