Pria Asal Lamongan Jadi Korban Pembacokan di Dinoyo Surabaya

- Seorang pria asal Lamongan berinisial R menjadi korban pembacokan di Jalan Dinoyo, Tegalsari Surabaya pada Jumat malam, 22 Mei 2026.
- Saksi bernama Ali melihat dua pelaku membawa celurit dan membantu korban yang kemudian dibawa ke RS Siloam sebelum dirujuk ke RSUD dr Soetomo.
- Korban mengaku diserang setelah menolak ajakan duel di Ngagel dan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegalsari, sementara polisi masih memantau informasi kasus ini.
Surabaya, IDN Times - Seorang pria asal Lamongan diduga jadi korban pembacokan di Jalan Dinoyo, Kecamatannya Tegalsari Surabaya, Jumat (22/5/2026) malam. Pria berinisial R itu mengalami luka bacok di tubuhnya.
Seorang saksi yakni Ali mengatakan, saat itu dia melintas di Jalan Dinoyo Surabaya. Tiba-tiba dia melihat seseorang berlumuran darah.
Ali juga melihat orang membawa clurit. "Ada dua pelaku bawa celurit. Terus pelaku kabur setelah membacok korban," ujarnya, Senin (25/5/2026).
R saat itu meminta tolong kepada Ali untuk menemani ke rumah sakit terdekat. Ali lalu menemani R ke Rumah Sakit Siloam selanjutnya dirujuk ke RSUD dr Soetomo.
Berdasarkan keterangan R kepada Ali, aksi pembacokan itu terjadi saat pelaku mengajak R berduel di Ngagel. R yang tak mau kemudian berlari.
"Terus korban lari sampai akhirnya kena di Dinoyo itu," tutur dia. Atas peristiwa ini, R kemudian melaporkan pelaku ke Polsek Tegalsari.
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto mengatakan belum memonitor kejadian ini. "Saya belum dapat informasi," ujar Hadi kepada IDN Times.


















