Ketika Legenda Surabaya Ikut Cari Talenta Emas di Soekarno Cup 2026

- Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur berlangsung 10-24 Agustus, mempertemukan lebih dari 400 pesepak bola muda dari 16 provinsi untuk membuka akses talenta daerah ke panggung lebih luas.
- Legenda Surabaya Anang Ma’ruf dan Yusuf Ekodono menilai turnamen usia muda penting untuk menemukan pemain pelosok, mendukung regenerasi nasional, serta membentuk jalur menuju level profesional.
- Laga digelar di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan; pembuka mempertemukan Jawa Timur melawan Jawa Barat. Seluruh pertandingan gratis ditonton langsung dan tersedia lewat YouTube resmi Soekarno Cup.
Surabaya, IDN Times - Panggung sepak bola Indonesia tak selalu melahirkan talenta dari akademi elite. Masih banyak pemain muda dari desa dan daerah yang kemampuan mereka belum tersentuh radar kompetisi resmi. Celah inilah yang coba diburu Soekarno Cup 2026.
Sebanyak lebih dari 400 pesepak bola muda dari 16 provinsi akan bertarung dalam edisi ketiga Soekarno Cup yang digelar di Jawa Timur (Jatim) pada 10-24 Agustus 2026. Turnamen ini tak sekadar mengejar trofi, tetapi membuka jalan bagi pemain-pemain muda daerah untuk menunjukkan kemampuan di panggung yang lebih luas.
Dua legenda sepak bola Surabaya sekaligus eks Timnas Indonesia, Anang Ma’ruf dan Yusuf Ekodono melihat potensi besar dari konsep tersebut. Keduanya menilai turnamen usia muda seperti Soekarno Cup penting untuk memperlebar jalur pencarian bakat sepak bola nasional.
Yusuf bahkan menyoroti pemain-pemain dari pelosok yang kerap tidak masuk radar kompetisi seperti Piala Soeratin maupun Elite Pro Academy (EPA). “Dengan adanya event Soekarno Cup ini, mudah-mudahan anak-anak dari pelosok tanah air, dari desa dan kampung-kampung bisa bermunculan untuk menjadi pemain besar di Indonesia,” ujarnya.
Yusuf menilai, jalur turnamen usia muda memiliki peran penting dalam membentuk pemain sebelum mereka masuk ke level profesional. Ia berkaca pada perjalanan dua putranya, Fandi Eko Utomo dan Subo Seto, yang menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah melewati berbagai kompetisi usia muda, turnamen pelajar, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sementara Anang Ma’ruf juga melihat Soekarno Cup sebagai kesempatan untuk menemukan generasi baru pesepak bola Indonesia. Mantan pemain Timnas Indonesia itu menilai pembinaan usia muda merupakan investasi penting untuk menjaga regenerasi pemain nasional.
“Saya melihat potensinya bagus sekali. Di samping kita memang mencari talenta dan bakat muda, ke depannya kita berharap dari sini akan bermunculan lagi pemain-pemain yang bisa mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia,” tegas Anang.
Soekarno Cup 2026 menjadi edisi ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025. Kali ini, Jatim menjadi tuan rumah dengan pertandingan tersebar di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan.
Sebanyak 16 provinsi atau region mengirimkan pemain yang telah melalui proses seleksi. Mereka kini mendapat kesempatan untuk berhadapan dengan pemain dari daerah lain dan menunjukkan kualitas di hadapan para pelatih maupun legenda sepak bola nasional.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah mengatakan, turnamen tersebut memang dirancang untuk memberikan panggung kepada pemain muda yang selama ini belum memiliki akses besar ke kompetisi nasional.
“Kami memberikan wadah bagi talenta muda kaum sandal jepit, kaum cilik, agar punya panggung dan tempat,” kata Said.
Menurutnya, sepak bola tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemain dengan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter dan semangat kebersamaan. Melalui Soekarno Cup, talenta muda diharapkan tidak berhenti pada kemampuan mengolah bola. Mereka juga dituntut memahami sportivitas, kerja sama, serta nilai persatuan.
Tantangan pertama langsung datang pada laga pembuka. Tim Jawa Timur akan menghadapi Jawa Barat di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Senin (10/8/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan Soekarno Cup 2026 berlangsung di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo, Lapangan THOR, Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, dan Stadion Gelora Bangkalan.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan masyarakat secara gratis. Bagi penonton di luar Jawa Timur, pertandingan juga tersedia melalui live streaming YouTube resmi Soekarno Cup.



















