Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Teror Pocong Sampai Jatim, Polisi Belum Terima Laporan

Teror Pocong Sampai Jatim, Polisi Belum Terima Laporan
Teror pocong di Lamongan. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Aksi teror pocong abal-abal viral di Malang, Lamongan, dan Nganjuk, namun polisi memastikan belum ada laporan resmi atau bukti nyata terkait kejadian tersebut.
  • Polres Malang mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian 110.
  • Pihak kepolisian di beberapa daerah Jawa Timur menegaskan situasi tetap aman dan kondusif serta meminta warga tidak panik atau bertindak sendiri terhadap isu teror pocong.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Surabaya, IDN Times - Aksi teror pocong kini sudah sampai ke Jawa Timur. Pocong abal-abal itu meneror warga Malang, Lamongan hingga Nganjuk.

Di beberapa wilayah, aksi teror itu direkam kamera warga kemudian viral di media sosial. Beberapa masyarakat mengaitkan teror ini sebagai tindakan kriminalitas.

Namun, Polres Malang memastikan hingga saat ini belum ada laporan resmi maupun temuan fakta terkait keberadaan sosok “pocong begal” sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Sampai saat ini belum ada laporan resmi terkait kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial,” kata AKP Bambang, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, narasi yang berkembang justru berpotensi memicu keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat apabila disebarkan tanpa kepastian fakta. Polres Malang juga meminta masyarakat tidak main hakim sendiri apabila menemukan orang mencurigakan di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor kepada aparat kepolisian maupun perangkat desa setempat.

“Apabila masyarakat menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan kepolisian di nomor 110 agar bisa segera ditindaklanjuti petugas,” ujar AKP Bambang.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai tanpa dasar yang jelas. “Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan atau tindakan yang melanggar hukum. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada petugas,” lanjutnya.

Polres Malang melakukan patroli rutin, termasuk patroli malam hari di kawasan permukiman maupun jalur rawan. “Kami memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Malang sampai saat ini aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid mengaku hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai aksi teror pocong abal-abal. "Mohon waktu mbak ya saya belum dapat informasi di atas," ujarnya kepada IDN Times.

Hal yang sama juga disampaikan Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi. Hingga detik ini Polres belum menerima laporan atau informasi mengenai teror pocong di Sidoarjo. "Di mana ya, maaf saya baru dengar dari sampean ini mbak, apakah sudah ada laporan, bila sudah ada laporan berkenan bisa konfirmasi dengan Kapolsek yang ada info teror pocong," kata dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More