Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Santri di Ngawi Lapor Polisi, Diduga Dilecehkan Pengurus Ponpes

Santri di Ngawi Lapor Polisi, Diduga Dilecehkan Pengurus Ponpes
ilustrasi Pelecehan Seksual (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Tiga santriwati di Ngawi melapor ke Polres atas dugaan pencabulan oleh pengasuh ponpes berinisial DN, didampingi organisasi Yakusa Maneges.
  • Penyidik Sat PPA Polres Ngawi telah melakukan olah TKP, memeriksa ruangan pondok, dan melakukan visum terhadap para korban untuk penyelidikan lanjutan.
  • Kapolres Ngawi membenarkan laporan tersebut dan memastikan proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta perlindungan bagi seluruh korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Ngawi, IDN Times - Sebanyak tiga orang santriwati di Ngawi melaporkan pengasuh pondok pesantren ke polisi atas dugaan tindakan pencabulan. Terduga pelaku adalah DN (50), yang biasa dipanggil Gus.

Tiga korban yang melapor itu adalah P (21), Z (21), dan D (21). Ketiganya melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Ngawi dan didampingi organisasi masyarakat Yakusa Maneges Ngawi.

Setelah melapor, ketiga korban langsung menjalani visum untuk kepentingan penyelidikan.

Laporan ketiga korban ini pun kemudian ditindaklanjuti oleh Sat PPA Polres Ngawi. Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (22/5/2026) pagi serta memeriksa sejumlah ruangan di area pondok, termasuk kamar pribadi terlapor.

“Ketiga korban kita dampingi lapor ke Polres Ngawi. Diduga pelaku pengasuh ponpes. Korban juga sudah divisum di Rumah Sakit Widodo Ngawi,” ujar Perwakilan pendamping korban, Dwi Kurniawan Muarif.

Muarif mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, pelecehan terjadi secara berulang sejak 2024 hingga 2025. Modus pelaku yakni memanggil korban satu persatu untuk mengikuti kegiatan spiritual.

Kegiatan spiritual atau mujahada tersebut dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah ruangan. Di dalam ruangan tersebut, pelaku melakukan aksinya.

Sementara itu, Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama membenarkan laporan dugaan pencabulan oleh pengasuh Ponpes ini. Atas laporan tersebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

"Kita sudah mendapat informasi dari Gus T. Petugas kita juga sudah cek lokasi. Korban yang melapor tiga santriwati, sementara terlapor masih kita mintai keterangan,” katanya.

Terduga pelaku juga telah mendatangi Kantor SAT PPA Polres Ngawi didampingi kuasa hukumnya. Diketahui, DN tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Berdasarkan informasi yang berkembang, korban diduga berjumlah tujuh orang. Terapi, baru tiga yang melapor ke polisi.

Polres Ngawi pun memastikan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta. Pihak kepolisian juga menjamin melindungi para korban.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More