Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kakek 98 Tahun Tewas di Dasar Sumur 15 Meter di Gresik

Kakek 98 Tahun Tewas di Dasar Sumur 15 Meter di Gresik
Evakuasi kakek tercebur sumur di Gresik. Dok. Kantor SAR Surabaya.
Intinya Sih
  • Seorang kakek berusia 98 tahun bernama Kasiban ditemukan meninggal di dasar sumur sedalam 15 meter di Desa Slempit, Gresik, pada Rabu pagi.
  • Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi penuh risiko selama sekitar 50 menit dengan perlengkapan selam karena dasar sumur tergenang air lima meter.
  • Operasi penyelamatan melibatkan berbagai instansi seperti Basarnas Surabaya, Damkar Gresik, BPBD, dan relawan; penyebab jatuhnya korban masih diselidiki polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Gresik, IDN Times – Suasana tenang di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik mendadak berubah mencekam, Rabu (8/7/2026) pagi. Seorang kakek berusia 98 tahun ditemukan di dasar sumur sedalam sekitar 15 meter.

Tim SAR Gabungan harus berjibaku melakukan proses evakuasi yang penuh risiko sebelum akhirnya korban berhasil diangkat dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui bernama Kasiban (98), warga Desa Slempit. Dugaan sementara, korban terjatuh ke dalam sumur sejak Rabu dini hari sebelum akhirnya ditemukan warga dan dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy mengatakan, laporan mengenai insiden tersebut diterima pada Rabu pagi. Mendapat informasi itu, satu tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.

"Kami menerima informasi bahwa korban diperkirakan jatuh ke dalam sumur pada Rabu subuh tadi," ujar Didit.

Setibanya di lokasi, tim SAR bersama unsur gabungan langsung melakukan asesmen kondisi sumur sebelum memasang sistem tali dan jalur evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung tidak mudah karena kedalaman sumur mencapai sekitar 15 meter dengan genangan air sekitar lima meter di bagian dasar.

Kondisi tersebut membuat petugas harus menerapkan prosedur penyelamatan khusus. Seorang personel rescue diturunkan ke dasar sumur menggunakan perlengkapan penyelaman untuk menjangkau korban.

"Personel melakukan evakuasi menggunakan perlengkapan selam karena posisi korban berada di dalam sumur dengan kedalaman air kurang lebih lima meter," jelas Didit.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 50 menit. Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.25 WIB, korban dipastikan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Didit menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan proses evakuasi tidak lepas dari koordinasi berbagai instansi yang bergerak cepat sejak laporan pertama diterima.

Operasi tersebut melibatkan Kantor SAR Surabaya, Pemadam Kebakaran Gresik, BPBD Kabupaten Gresik, Babinsa Kedamean, Polsek Kedamean, Puskesmas Slempit, Tim Inafis Polres Gresik, Semar Rescue, serta relawan dan masyarakat setempat.

Usai operasi dinyatakan selesai, seluruh personel gabungan kembali ke satuan masing-masing. Penyebab pasti korban terjatuh ke dalam sumur masih menunggu hasil penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More