Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Orang di Magetan Tewas Tenggelam, Mulanya Seorang Siswi Terpeleset

3 Orang di Magetan Tewas Tenggelam, Mulanya Seorang Siswi Terpeleset
Dilokasi didapati satu dari siswi terpeleset dan tercebur sungai, guru dan satu siswi coba menolong namun ikut tengelam/ IDN Times/ Riyanto
Share Article

Magetan, IDN Times - Polisi terus menyelidiki insiden satu guru dan 2 siswi SDN 1 Balerjo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan Jawa Timur yang tewas tengelam di sungai Dam Tugu pada Sabtu (18/11/2023).

Saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan bekas pasir dan tanah yang diambil korban untuk mengisi polybag, sekitar 50 meter dari lokasi dam. 

"Dugaan kami, korban siswi Latifa terpeleset dan jatuh ke dalam dam setelah mengambil pasir. Kemudian temannya Dewi Yuniari Putri Dewi Pratama, dan pak guru Gino berusaha menolongnya. Namun karena tidak bisa berenang akhirnya juga ikut tenggelam," kata Kapolsek Kawedan, AKP Suparminto

Pasalnya pada saat ditemukan kedua korban, Dewi dan guru Gino, saat ditemukan dalam posisi masih mengenakan kaos kaki, sementara Latifa tidak. Dalam peristiwa itu, polisi telah memanggil pihak sekolah, kepala sekolah, dan siswa yang mengetahui tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi saksi, korban Latifa terpeleset saat mencuci kaki dan tangan usai ambil pasir. Mengetahui itu temannya bersama guru mencoba memberikan pertolongan. Namun malah ikut tenggelam," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tiga orang tewas tenggelam di sungai Dam Tunggu, Desa Balerejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (18/11/2023) pukul 09.00 WIB. 

Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo membenarkan peristiwa kecelakaan air yang mengakibatkan tiga nyawa melayang tersebut bermula dari kegiatan siswa dan guru mencari pasir di sungai. "Betul, sebelumnya para korban ini pergi ke sungai untuk mencari pasir. Saat tiba di sungai, guru memasukkan pasir ke polybag, dua siswi, tanpa sepengetahuan guru, mereka berenang di dekat tempat mencari pasir," kata Budi. Namun, keduanya tenggelam karena tak bisa berenang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Riyanto Tarah
EditorRiyanto Tarah

Latest News Jawa Timur

See More

Wisatawan Masih Abai, 3 Ton Lebih Sampah Kotori Gunung Bromo

04 Jun 2026, 09:03 WIBNews