Comscore Tracker

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung, Ini Tanggapan Rektor

Rektor Ubaya tanggung biaya RS hingga pemakaman

Surabaya, IDN Times - Seorang mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) meninggal dunia saat mengikuti kegiatan kampus di Gunung Penanggungan. Pihak kampus mengatakan acara tersebut sebenarnya sudah dilaksanakan sesuai prosedur.

1. Acara ke Gunung Penanggungan sudah direncanakan dengan baik

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung, Ini Tanggapan RektorGoogle Image

Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto mengatakan bahwa kegiatan Mapaus Adventure Training XXXV merupakan salah satu acara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam Ubaya. Kegiatan ini sebelumnya sudah pernah dilaksanakan. Pada tahun ini, kegiatan pun dilakukan dengan prosedur.

"Acara ini semua sudah rencanakan dengan baik dan sesuai prosedur, namun kejadian ini sungguh di luar kemampuan kita," ujar Benny, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Mahasiswa Ubaya Meninggal Saat Acara Kampus di Gungung Penanggungan

2. Kejadian yang dialami Erfando di luar kendali

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung, Ini Tanggapan Rektortravelwyoming.com

Meski kegiatan sudah direncanakan dengan baik, nyatanya terjadi kecelakaan yang tak diduga. Erfando Ilham Nainggolan mengaku kelelahan di hari terakhir acara. Dia beberapa kali terpeleset dan terjatuh sebelum akhirnya tak sadarkan diri hingga meninggal dunia.

"Ubaya bertanggung jawab penuh terhadap kejadian ini," tutur Benny.

3. Kampus bertanggung jawab menanggung biaya rumah sakit hingga pemakaman

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung, Ini Tanggapan Rektorubaya.ac.id

Ubaya menunjukkan tanggung jawabnya dengan memberikan santunan kepada pihak keluarga Erfando. Selain itu, seluruh pembiayaan Erfando sejak rumah sakit, rumah duka, hingga proses pemakaman ditanggung oleh Ubaya.

“Civitas Akademika Ubaya mengungkapkan duka mendalam kepada keluarga. Erfando Ilham Nainggolan sedang mengikuti pendidikan karakter di Trawas," ungkap Benny.

4. Erfando dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan pandai

Mahasiswa Ubaya Meninggal di Gunung, Ini Tanggapan Rektorinstagram.com/lingkarmalang

Benny menuturkan bahwa Erfando merupakan salah satu mahasiswa cerdas dan aktif di kampus. Erfando mengikuti berbagai kegiatan mahasiswa. Selain itu, Erfando juga bisa mempertahankan prestasi akademiknya. Bahkan, indeks prestasi kumulatif Erfando adalah IPK 3,921.

"Namun Tuhan berkehendak lain. Saya parcaya almarhum mendapat tempat di Rumah Bapa,” tutup Benny.

Baca Juga: Vaksinasi Drive Thru Ubaya Membludak, Peserta Tak Jaga Jarak

Topic:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya