Rem Blong, Honda Vario Tabrak Mobil di Jalur Tembus Sarangan

- Motor Honda Vario rem blong saat melintasi turunan tajam dan menabrak mobil Honda Mobilio di jalur Sarangan.
- Dua orang pengendara motor mengalami luka cukup serius, salah satunya mengalami pendarahan di kepala dan wajah.
- Jalur Tembus Sarangan dikenal rawan kecelakaan, pengendara diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan prima dan waspada saat melintas.
Magetan, IDN Times — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur wisata Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu petang (31/12/2025). Sebuah sepeda motor Honda Vario diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan tajam dan menikung dari arah Karanganyar menuju Sarangan, hingga menabrak mobil Honda Mobilio yang melaju dari arah berlawanan.
Peristiwa tersebut terjadi di tikungan atas kawasan Lawu Green Forests (LGF), masuk Kelurahan Sarangan, yang dikenal memiliki turunan curam dan tikungan tajam. Akibat benturan keras, dua orang pengendara motor mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
1. Motor meluncur dari arah Karanganyar menuju Sarangan

Relawan 24 Jam, Gunadi, yang ikut membantu proses evakuasi di lokasi kejadian, menjelaskan bahwa sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 2962 VBX melaju dari arah atas, yakni Karanganyar menuju Sarangan.
Motor tersebut dikendarai oleh Muhammad Dahpan Asyari, warga Nganjuk, dengan membonceng Cantika Anjeli Anggi Stefani, warga Bojonegoro.
“Di tikungan atas LGF, motor diduga mengalami rem blong sehingga pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraan,” ujar Gunadi.
Di saat bersamaan, sebuah Honda Mobilio warna putih melintas dari arah Sarangan menuju Karanganyar. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari.
Benturan keras terjadi di bagian depan samping kanan mobil dan sisi kanan sepeda motor. Kerasnya benturan membuat kedua penumpang motor terpental ke sisi kanan jalan.
2. Dua korban alami luka di bagian kepala dan wajah

Akibat kecelakaan tersebut, kedua korban mengalami luka cukup serius. Korban laki-laki mengalami pendarahan di bagian kepala dan wajah, sementara korban perempuan mengalami pendarahan dari hidung.
“Meski mengalami luka, keduanya masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi,” tambah Gunadi.
Relawan bersama warga sekitar langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju Puskesmas Plaosan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendataan di lokasi serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
3. Jalur rawan kecelakaan, pengendara diimbau waspada

Jalan Tembus Sarangan dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan karena memiliki kontur menurun curam dan tikungan tajam. Pengendara diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur wisata tersebut.
Kewaspadaan ekstra penting, terlebih saat ini volume kendaraan meningkat di masa liburan akhir tahun.
















