Comscore Tracker

Kekerasan dan Pelecehan Seksual Ayah pada Anak, 6 Bulan Tanpa Kabar

"Pelaku enak berkeliaran tapi anak saya menanggung semua"

Sidoarjo, IDN Times - AW kini berharap penuh cemas. Kekerasan fisik dan seksual yang dilakukan mantan suaminya TI terhadap sang anak perempuannya, DR (9) terancam menguap. Enam bulan sudah ia melapor ke Polresta Sidoarjo, namun hingga kini belum ada kejelasan. Padahal, laku bejat yang dilakukan TI sangat membekas pada DR. Sang anak kini mengalami trauma fisik dan mental.

Merasa tak digubris polisi, AW kemudian memilih untuk mencurahkan keluh kesahnya di media sosial. Ia curhat kepada warganet di grup Facebook E 100 LINTAS INFORMASI SUARA SURABAYA DAN SEKITARNYA mengenai bagaimana lambannya respon Polresta Sidoarjo dalam menangani kasusnya. Unggahan ini pun meraih simpati ratusan warganet.

Keviralan curhatan AW akhirnya sampai ke telinga Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Mengetahui adanya kasus kekerasan terhadap anak-anak yang tak kunjung diproses oleh kepolisian, Komnas PA pun memutuskan untuk turun tangan.

1. Komnas PA menemui langsung korban

Kekerasan dan Pelecehan Seksual Ayah pada Anak, 6 Bulan Tanpa KabarIDN Times/Imam Rosidin

Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menuturkan, ia langsung meminta perwakilan Komnas PA di Surabaya untuk mencari tahu kebenaran kabar yang dituliskan AW di Facebook. Setelah ditelusuri langsung, Arist pun mengkonfirmasi bahwa kejadian tersebut benar-benar dilaporkan oleh AW, sosok ibu tengah mencari keadilan.

"Perwakilan kami sudah bertemu dengan korban dan ibu korban. Ini masih tahap awal. Kami akan susun lagi langkah-langkah apa yang harus kita tempuh berikutnya," ungkap Arist saat dihubungi IDN Times, Rabu (27/10/2021).

2. Korban mendapat kekerasan fisik dari ayahnya

Kekerasan dan Pelecehan Seksual Ayah pada Anak, 6 Bulan Tanpa KabarIlustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Sukma Shakti)

Kepada Komnas PA, AW bercerita bagaimana anaknya menerima kekerasan fisik dari ayah kandungnya sendiri. Kejadian itu bermula saat DR mendatangi ayahnya, TI, untuk menyampaikan kabar kakak DR yang akan dikhitankan. Bukannya mendapatkan dukungan, DR malah dihajar oleh TI.

"Malah dimarahi dan dijewer ditarik kupingnya hingga gendang telinganya pecah karena mempertanyakan hal yang tidak pantas katanya," sebut Arist dalam keterangan resminya.

Tak sampai di situ, TI juga disebut membenturkan kepala DR ke lemari dengan cukup keras. Akibat benturan itu, DR mengalami gegar otak ringan dan pecah gendang telinga.

Baca Juga: Dugaan Kekerasan Seksual di SPI, Begini Pengakuan Korban

3. Korban juga diduga dapat kekerasan seksual

Kekerasan dan Pelecehan Seksual Ayah pada Anak, 6 Bulan Tanpa KabarIlustrasi kekerasan pada perempuan (IDN Times/Arief Rahmat)

Tak hanya kekerasan fisik, Arist mengatakan bahwa DR juga mengalami kekerasan seksual dari ayah kandungnya. Arist pun murka mendengar adanya pelecehan seksual sedarah ini. Akibat kekerasan seksual yang diterima, DR mengalami trauma.

"Rincian kekerasan seksualnya tak pantas diceritakan. Ya dipegang-pegang dan sebagainya. Korban juga sampai mengeluhkan sakit di vaginanya," sebut Arist.

4. Komnas PA akan dampingi korban

Kekerasan dan Pelecehan Seksual Ayah pada Anak, 6 Bulan Tanpa KabarKetua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait saat melapor ke Polda Jatim, Sabtu (29/5/2021). Dok istimewa

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Arist mengutus perwakilannya agar bisa mendampingi AW dan DR secara langsung. Mereka akan menyusun rencana berikutnya agar laporan AW dapat segera diproses oleh kepolisian.

"Kita gak tahu apakah akan tindak lanjuti dulu ke Polres atau melapor ulang ke Polda Jatim. Besok, perwakilan saya di Surabaya akan bertemu korban. Nanti akan dibahas dengan lebih jelas bagaimana rencana ke depannya," tutup Arist.

IDN Times sudah berupaya untuk menghubungi Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja dan Kapolresta Sidoarjo AKBP Kusumo Wahyu Bintoro. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari keduanya.

AW juga belum membalas pesan yang sudah dikirimkan IDN Times di Facebook. Namun, pesan terakhir AW di grup Facebook begitu mengiris hati saat membacanya.

ini bpk dr ank sy skligus pelaku pnganiayaan ank sya..
sdh 6 bln berllu brkas smua sdh lngkp tp blm ad tindakan ..blm d tngkap...
trauma pasti dn smpai skrng ank jg masih terapi..
ggr otak smpai telinga tdk bs mndengar sblah krn gndang telinga pecah..
mohon pak bu...
sy hrus bgaimana lg...
kpd bpk kepala polres sidoarjo tolong kasus saya pak..
sy hany mmohon keadilan u anak sbgai ibu ap sy salah pak..
mohon sgera d tangani pak...
sakit rasany pak...pelaku enk2 an berkeliaran tp ank sya yg mnanggung smuany..

Baca Juga: Jalan Terjal Korban Kekerasan Seksual Cari Keadilan

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya